Jaga Keutuhan Bangsa, FPK Bandung Barat Diminta Bersinergi dengan Perangkat Daerah

Senin, 30 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keragaman bisa berpotensi konflik apabila tidak terikat oleh rasa persatuan dan kesatuan.

DARA| Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kabupaten Bandung Barat (KBB) diharapkan bersinergi dengan pemerintah dan berbagai komponen masyarakat untuk menjaga keutuhan bangsa.

Hal itu dikemukakan Kepala Bidang Kesatuan Bangsa, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) KBB, Jaja pada saat Sosialisasi Peran dan Fungsi Forum Pembauran KBB di Aula Bakesbangpol KBB, Senin (30/12/2024).

Menurutnya, tantangan yang dihadapi FPK saat ini, salah satunya marak informasi hoaks yang berpotensi memecah belah serta sikap intoleransi yang masih muncul di kalangan masyarakat.

“FPK harus bisa menjadi wadah yang memperkuat bangsa. Tantangan yang dihadapi harus dengan bersinergi bersama pemerintah, tokoh masyarakat dan semua elemen masyarakat,” ujar Jaja.

Jaja menegaskan, sinergitas yang dibangun tersebut cukup membantu langkah FPK dalam melaksanakan fungsinya secara optimal.

Melalui dialog, edukasi dan kolaborasi diyakini FPK berhasil menjadi penggerak utama dalam memperkokoh persatuan dan kesatuan di KBB.

“Dengan komitmen yang kuat dari seluruh elemen masyarakat, diharapkan FPK KBB terus berperan dalam menjaga harmoni dan membangun rasa kebangsaan, sehingga tercipta kehidupan masyarakat yang aman, damai dan sejahtera,” imbuhnya.

Sementara, acara sosialisasi tersebut dihadiri perwakilan pengurus FPK Pusat dan para pengurus FPK KBB, yang diketuai Derman serta sejumlah Perangkat Daerah KBB.

Pengurus FPK Pusat, Eki Baehaqi berharap FPK KBB bisa melebarkan sayapnya dengan membentuk kepengurusan hingga tingkat kecamatan.

Dalam acara tersebut, Eqi mengupas tentang keragaman budaya yang sebenarnya menjadi aset untuk mengembangkan potensi serta menumbuh kembangkan inovasi dan kreativitas.

Namun di sisi lain, keragaman tersebut bisa berpotensi konflik apabila tidak terikat oleh rasa persatuan dan kesatuan.

Negara Indonesia memiliki keragaman dengan 1.340 suku bangsa, 718 bahasa dan 6 agama sehingga jika tidak ada toleransi akan terjadi konflik.

“Dibutuhkan sikap saling menghormati, memperkuat toleransi dan membangun ruang dialog antar budaya. Inipun yang menjadi tugas mulia dari FPK,” pungkasnya.

 

Editor: Maji

 

Berita Terkait

Menghapus Jenuh Saat Mudik Lebaran, Daop 2 Bandung Sediakan Arena Bermain Anak
PT KAI Daop 2 Bandung Berangkatkan 17.893 Orang, Pucak Mudik Sudah Terlewati
Simak Nih, Pesan Bupati Bandung buat Warganya Yang Mudik Lebaran
Jangan Kirim Parsel ke Gubernur Jabar, Ini Alasannya
Sambut Idulfitri, Festival Dulag Istimewa Berlangsung di Gedung Pakuan
Raih Kemenangan Idul Fitri dengan Film-Film Terbaik dan Seru Hanya di RCTI!
BAZNAS Jabar Gelar Buka Bersama 150 Anak Yatim, Ramadan Jadi Lebih Istimewa
Dokumen Perizinan Eiger Camp Lengkap, KDB Hanya 2% dari Total Lahan yang Dikelola
Berita ini 50 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 30 Maret 2025 - 21:54 WIB

Menghapus Jenuh Saat Mudik Lebaran, Daop 2 Bandung Sediakan Arena Bermain Anak

Minggu, 30 Maret 2025 - 20:27 WIB

Simak Nih, Pesan Bupati Bandung buat Warganya Yang Mudik Lebaran

Minggu, 30 Maret 2025 - 20:17 WIB

Jangan Kirim Parsel ke Gubernur Jabar, Ini Alasannya

Minggu, 30 Maret 2025 - 20:11 WIB

Sambut Idulfitri, Festival Dulag Istimewa Berlangsung di Gedung Pakuan

Sabtu, 29 Maret 2025 - 10:59 WIB

Raih Kemenangan Idul Fitri dengan Film-Film Terbaik dan Seru Hanya di RCTI!

Berita Terbaru