Kabar Baik, Kab. Bandung Sudah Zona Kuning, Kang DS : Jangan Dulu Eeuforia

Selasa, 31 Agustus 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Bupati Bandung, Dadang Supriatna (Foto : Bagian Protokol dan Komunikasi)

Bupati Bandung, Dadang Supriatna (Foto : Bagian Protokol dan Komunikasi)

Orang nomor satu di Kabupaten Bandung itu meyakini, dengan sinergitas yang baik, Indonesia dapat segera pulih dan terbebas dari covid-19.


DARA- Meski level risiko keterpaparan covid-19 di Kabupaten Bandung mengalami penurunan ke zona kuning, Bupati Bandung Dadang Supriatna mengimbau seluruh masyarakat Kabupaten Bandung untuk tidak bereuforia.

Hal tersebut diungkapkan Bupati Dadang Supriatna usai menghadiri teleconferens dengan Presiden RI Mengenai Penanganan Covid 19. Acara dihadiri Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jawa Barat Di Pendopo Kabupaten Kuningan, Selasa (31/8/2021).

“Alhamdulillah dari 16 – 22 Agustus 2021 Kabupaten Bandung masuk zona kuning. Sesuai arahan Pak Presiden, masyarakat jangan dulu euforia. Protokol kesehatan tetap harus diterapkan. Minimal dengan 1 M yakni memakai masker ke mana-mana. Apalagi dengan menerapkan 5 M, akan jauh lebih baik,” tegas Dadang Supriatna.

Guna mewaspadai lonjakan kasus keterpaparan, bupati menerangkan, pihaknya telah menyiapkan sejumlah upaya, seperti dengan memperkuat 3T (testing, tracking, treatment) serta pemberian vaksinasi kepada masyarakat Kabupaten Bandung.

“Sebetulnya Kabupaten Bandung sudah level dua, namun karena aglomerasi Bandung Raya, jadi masuk ke dalam level 3. Meski sudah masuk zona risiko rendah, kami tetap waspada agar tidak terjadi lagi lonjakan, salah satunya dengan vaksinasi,” ungkapnya.

Bupati yang akrab disapa Kang DS itu menerangkan, September nanti Presiden RI Joko Widodo akan menjadikan Jawa Barat sebagai prioritas dalam distribusi vaksin.

“Pak Presiden menjanjikan September ini akan ada distribusi vaksin dan menjadikan Jabar sebagai prioritas. Karena dari 50 juta penduduk Jabar, target vaksinasi mencapai 37 juta dan sekarang baru sekitar 20 jutaan yang di vaksin. Sedangkan Kabupaten Bandung baru mencapai 19 persen dari target 2,7 juta sasaran,” urai Kang DS.

Orang nomor satu di Kabupaten Bandung itu meyakini, dengan sinergitas yang baik, Indonesia dapat segera pulih dan terbebas dari covid-19.

“Insya Allah, dengan sinergitas serta kebersamaan kita bisa melawan pandemi ini dan pada akhirnya Bangsa Indonesia, Jawa Barat dan Kabupaten Bandung bisa kembali hidup dengan normal,” tutup Bupati Bandung.

 

Editor : Maji

Berita Terkait

Presiden Prabowo Tegaskan Layanan Bank Emas Pegadaian dan Bank Syariah Indonesia Dukung Ketahanan Ekonomi Nasional
Pemerintah Percepat Program MBG, Dorong Peran Koperasi dan Industri Susu Lokal
Universitas Paramadina Gelar Presidential Lecture Bersama Susilo Bambang Yudhoyono
Presiden Prabowo Resmikan Pegadaian sebagai Bank Emas Pertama di Indonesia
Lokasi Mobil SIM Keliling di Kabupaten Bandung, Kamis 27 Februari 2025
Lokasi Mobil SIM Keliling di Kota Bandung, Kamis 27 Februari 2025
Diduga Embat Dana Desa, Seorang Kuwu di Cirebon Dituntut Tujuh Tahun Penjara
Muhammadiyah Tetapkan Awal Ramadan Jatuh Hari Sabtu 1 Maret 2025
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 27 Februari 2025 - 12:56 WIB

Presiden Prabowo Tegaskan Layanan Bank Emas Pegadaian dan Bank Syariah Indonesia Dukung Ketahanan Ekonomi Nasional

Kamis, 27 Februari 2025 - 12:52 WIB

Pemerintah Percepat Program MBG, Dorong Peran Koperasi dan Industri Susu Lokal

Kamis, 27 Februari 2025 - 12:45 WIB

Universitas Paramadina Gelar Presidential Lecture Bersama Susilo Bambang Yudhoyono

Kamis, 27 Februari 2025 - 12:40 WIB

Presiden Prabowo Resmikan Pegadaian sebagai Bank Emas Pertama di Indonesia

Kamis, 27 Februari 2025 - 06:35 WIB

Lokasi Mobil SIM Keliling di Kabupaten Bandung, Kamis 27 Februari 2025

Berita Terbaru