Kasus Pembunuhan Seorang Ibu di Garut, Pelarian Otang Terhenti Setelah Diciduk Polisi

Jumat, 24 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasat Reskrim Polres Garut, AKP Ari Rinaldi, memberikan keterangan kepada wartawan saat konferensi pers di Mapolres Garut, Jalan Sudirman, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut, Jumat (24/5/2024) (Foto: Istimewa).

Kasat Reskrim Polres Garut, AKP Ari Rinaldi, memberikan keterangan kepada wartawan saat konferensi pers di Mapolres Garut, Jalan Sudirman, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut, Jumat (24/5/2024) (Foto: Istimewa).

Pelarian Otang akhirnya terhenti setelah polisi menciduknya.

DARA | Otang adalah terduga pelaku pembunuhan seorang ibu rumah tanga (IRT) di Kecamatan Cikajang, Kabupaten Garut beberapa waktu lalu.

Otang yang warga Pamarican Kabupaten Ciamis ini dinyatakan buron alian masuk Daftar Pencarian Orang (DPO). Namun, akhirnya ia ditangkap ketika berada di Kampung Parit Timur RT 01 RW 02, Desa Banjarsari Timur, Kecamatan Kendawangan, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, Kamis 23 Mei 2024.

Penangkapan dilakukan Tim Sancang Satreskrim Polres Garut dibantu jajaran Polres Ketapang.

Kasat Reskrim Polres Garut, AKP Ari Rinaldi dalam konferensi pers, Jumat (24/5/2024) mengatakan, Otang ditangkap saat sedang bekerja di salah satu pabrik tahu di daerah Ketapang.

Sebelumnya diketahui Otang adalah terduga pelaku kejahatan yang menewaskan seorang IRT bernama Neneng (53) di Kampung Leuwileutak, Desa Cipangramatan, Kecamatan Cikajang, Kabupaten Garut pada Kamis 9 Mei 2024 lalu.

“Berdasarkan hasil penyelidikan, pelaku (Otang) ternyata masih merupakan keponakan korban (Neneng). Korban diketahui merupakan bibi atau tante dari pelaku,” ujar AKP Ari.

Dijelas AKP Ari, peristiwa tragis ini bermula saat terduga pelaku datang ke rumah korban dengan maksud meminjam sepeda motor milik korban untuk dipakai pulang ke Kota Banjar, namun korban menolaknya.

Karena tak diberi pinjam, terduga pelaku marah, ditambah ada perkataan korban yang membuat sakit hati, sehingga terduga pelaku melakukan kekerasan fisik terhadap korban dengan mendorongnya hingga jatuh.

“Ketika korban mencoba membela diri dengan mengambil pisau dapur, pelaku merebutnya dan menyebabkan luka di tangan korban. Kemudian, dengan kejam, pelaku memukul korban menggunakan cobek batu berkali-kali ke arah muka korban hingga korban tewas di lokasi,” tutur AKP Ari.

Usai membunuh Neneng, terduga pelaku kemudian masuk ke kamar anak korban yang juga merupakan keponakannya berinisial O (14) yang sedang tertidur. Terduga pelaku menanyakan dimana kunci motor dengan beralasan ada saudaranya yang kecelakaan.

Sempat merasa kebingungan O, menanyakan keberadaan ibunya, dengan lantang dijawab oleh pelaku ibunya telah mendahului berangkat menuju lokasi sanak saudaranya yang kecelakaan. Tak kunjung diberikan keberadaan kunci motor pelaku pun dengan keji melakukan kekerasan fisik terhadap O.

“Pelaku menendang kaki anak korban, lalu memukul kepala belakangnya agar terdiam karena sempat berteriak meminta tolong. Tidak lama kemudian pelaku melakban tangan dan kaki anak korban dan mengancam akan memperkosanya jika tidak memberitahukan dimana keberadaan kunci motor tersebut,” katanya.

Hingga akhirnya, ungkap Ari, anak korban terpaksa memberitahukan keberadaan kunci motornya, namun diluar dugaan pelaku juga ingin membunuh keponakannya itu dengan cara membenturkan kepalanya ke tembok sebanyak dua kali. Lalu memastikan jika O sudah meninggal dengan memeriksa denyut nadi dan nafasnya, selanjutnya menyeretnya ke ruang tengah bersama dengan jenazah Neneng, kemudian ditutupi dengan selimut serta mantel.

“Anak korban berhasil terhindar dari maut, usai pura-pura mati menahan nafas di hadapan pelaku,” ucapnya.

Setelah memastikan kedua korban meninggal, tambah Ari, pelaku pun lalu kabur dengan membawa sepeda motor merk Honda Genio dan handphone milik korban menuju daerah Kabupaten Ciamis.

“Anak korban yang masih hidup dengan mengelabui pelaku pada saat itu hanya berpura-pura menahan nafas sehingga pelaku mengira dirinya sudah meninggal, kemudian meminta pertolongan kepada warga sekitar dan melaporkannya kepada pihak kepolisian,” ujarnya.

Ari mengatakan, dari hasil penyelidikan petugas pelaku menjual motor curiannya di Kabupaten Ciamis lalu melarikan diri ke wilayah Kabupaten Katapang Kalimantan Barat dengan bekerja sebagai penjual tahu. Bekerjasama dengan Polres Katapang Polda Kalbar, Tim Sat Reskrim Polres Garut pun akhirnya berhasil mengungkap dan menangkap pelaku lalu memboyongnya ke Mapolres Garut.

“Dengan tindakan tegas dan terukur, petugas berhasil menangkap pelaku dan mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk sepeda motor korban, cobek batu, serta sejumlah pakaian berlumuran darah,” ucapnya.

Ari menambahkan, saat ini pelaku telah ditahan di Mapolres Garut untuk menjalani proses hukum selanjutnya. Atas perbuatannya, ungkap Ari, pelaku dijerat Pasal 365 dan 338 KUHP berikut Undang-Undang Perlindungan anak.

“Ancaman hukumannya diatas 10 tahun penjara,” katanya.***

Editor: denkur

Berita Terkait

Diduga Embat Dana Desa, Seorang Kuwu di Cirebon Dituntut Tujuh Tahun Penjara
Muhammadiyah Tetapkan Awal Ramadan Jatuh Hari Sabtu 1 Maret 2025
Tentukan Awal Ramadan, MUI Gelar Sidang Isbat Jumat 28 Februari 2025
Jelang Ramadan, Polresta Cirebon Gencarkan Razia Miras
Digagalkan Aipda Didik, Wanita Muda Itu Hendak Bunuh Diri, Terjun dari Jembatan di Sukabumi
Bertabur Bintang! Konser Musik Penuh Cinta Paling Ditunggu Bersama I LOVE RCTI di Bekasi
Program Spesial Ramadan: RCTI Siap Temani Pemirsa dari Sahur hingga Berbuka
Waduh, Banyak Remaja di Kabupaten Bandung Terjerat Narkoba, Bikin Miris Ketua TP PKK
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 26 Februari 2025 - 15:55 WIB

Muhammadiyah Tetapkan Awal Ramadan Jatuh Hari Sabtu 1 Maret 2025

Rabu, 26 Februari 2025 - 15:43 WIB

Tentukan Awal Ramadan, MUI Gelar Sidang Isbat Jumat 28 Februari 2025

Rabu, 26 Februari 2025 - 15:33 WIB

Jelang Ramadan, Polresta Cirebon Gencarkan Razia Miras

Selasa, 25 Februari 2025 - 21:31 WIB

Digagalkan Aipda Didik, Wanita Muda Itu Hendak Bunuh Diri, Terjun dari Jembatan di Sukabumi

Selasa, 25 Februari 2025 - 17:11 WIB

Bertabur Bintang! Konser Musik Penuh Cinta Paling Ditunggu Bersama I LOVE RCTI di Bekasi

Berita Terbaru

mobil sim keliling kabupaten Bandung

BANDUNG UPDATE

Lokasi Mobil SIM Keliling di Kabupaten Bandung, Kamis 27 Februari 2025

Kamis, 27 Feb 2025 - 06:35 WIB

mobil sim keliling kota Bandung

BANDUNG UPDATE

Lokasi Mobil SIM Keliling di Kota Bandung, Kamis 27 Februari 2025

Kamis, 27 Feb 2025 - 06:31 WIB

NASIONAL

Koarmada RI Gelar Bakti Sosial dan Kesehatan di Muara Angke

Rabu, 26 Feb 2025 - 20:27 WIB

Foto: Istimewa

EKONOMI

Pertamina Tegaskan Kualitas Pertamax Sesuai Spesifikasi

Rabu, 26 Feb 2025 - 19:54 WIB