Kasus Positif Covid-19 Karyawan Sampoerna Meningkat Jadi 77 Orang

Sabtu, 9 Mei 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karyawan Pabrik Rokok PT Sampoerna Tbk (Foto: net)

Karyawan Pabrik Rokok PT Sampoerna Tbk (Foto: net)

DARA | SURABAYA – Kasus positif virus corona (Covid-19) di klaster PT HM Sampoerna Tbk, Surabaya, Jawa Timur, bertambah sebanyak 12 orang. Dengan penambahan tersebut, jumlah kasus positif yang sebelumnya 65 meningkat menjadi 77 orang.

Hal tersebut disampaikan Ketua Rumpun Tracing Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jatim, dr. Kohar Hari Santoso, seperti dilansir cnnindonesia.com, Sabtu (9/5/2020).

Kohar menjelaskan, penambahan kasus tersebut diidentifikasi dari hasil swab test polymerase chain reaction (PCR) yang dilakukan PT HM Sampoerna, di salah satu rumah sakit swasta Surabaya.

Tes itu dilakukan terhadap 163 karyawan. Tes tersebut dilakukan sebelum Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jatim melakukan penanganan di pabrik rokok yang terletak di Rungkut, Surabaya, tersebut.

“Hal itu baru diketahui karena Gugus Tugas sempat mengaku kesulitan mendapatkan hasil swab test tersebut. Pasalnya, hasil tes di luar koordinasi kami,” kata Kohar.

Kohar melanjutkan bahwa pihaknya kini juga tengah mengupayakan swab test bagi puluhan karyawan Sampoerna, yang saat ini tengah menjalani isolasi di salah satu hotel di Surabaya.

Para karyawan tersebut, kata Kohar, merupakan pekerja yang telah menjalani rapid test (tes cepat) dan hasilnya non-reaktif. Namun demikian pihaknya merasa perlu melakukan swab untuk memastikan kevalidan diagnosis.

“Sampoerna sisa rapid non reaktif ini memang sedang [diupayakan] supaya di swab, cuma prosedur swab-nya ini yang jumlahnya cukup banyak, maka kita perlu dukung lebih jauh,” ujarnya.

Klaster penularan Covid-19 di PT HM Sampoerna Tbk, bermula dari dua orang karyawan yang dinyatakan positif terinfeksi virus corona. Mereka sempat menjalani perawatan di rumah sakit, namun kemudian nyawa keduanya tak terselamatkan.

Penelusuran orang-orang yang ditengarai memiliki kontak erat dengan dua karyawan itu pun dilakukan. Sebanyak 500an pekerja di pabrik itu menjalani rapid test, 100 di antaranya rapid test-nya menunjukkan hasil reaktif, mereka kemudian melakukan tes swab PCR dan diobservasi.***

Berita Terkait

110 Juta Orang di Prediksi Mudik Akhir Tahun, Kapolri : Amankan Sebaik-baiknya
InspiraFest: 3000 Peserta, 4 Generasi, 3 Pilar Kepemimpinan, untuk 1 Visi menuju Indonesia Emas
Pembangunan Infrastruktur untuk Menekan Biaya Logistik; Progress Pembangunan Tol Probolinggo – Banyuwangi yang Digarap PTPP
KCCI Berpesta Kimchi bersama SMK Pujangga
Hari Ibu, Wirawati Catur Panca dan Kementerian PPPA Kunjungi Enam Tokoh Pejuang Perempuan
LaNyalla Mahmud Mattalitti: Permintaan Presiden Agar Parpol Ubah Sistem Pemilu Layak Didukung
Prabowo Sebut Pilkada Mahal, Sultan: Sistem Politik Kita Perlu Disempurnakan
Wujudkan Ketertiban Berkendara bagi Anak Muda, Maxim Gelar Seminar Safety Riding
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 16 Desember 2024 - 18:10 WIB

110 Juta Orang di Prediksi Mudik Akhir Tahun, Kapolri : Amankan Sebaik-baiknya

Sabtu, 14 Desember 2024 - 17:50 WIB

InspiraFest: 3000 Peserta, 4 Generasi, 3 Pilar Kepemimpinan, untuk 1 Visi menuju Indonesia Emas

Sabtu, 14 Desember 2024 - 11:14 WIB

Pembangunan Infrastruktur untuk Menekan Biaya Logistik; Progress Pembangunan Tol Probolinggo – Banyuwangi yang Digarap PTPP

Sabtu, 14 Desember 2024 - 11:05 WIB

KCCI Berpesta Kimchi bersama SMK Pujangga

Sabtu, 14 Desember 2024 - 10:09 WIB

Hari Ibu, Wirawati Catur Panca dan Kementerian PPPA Kunjungi Enam Tokoh Pejuang Perempuan

Berita Terbaru

Kepala Dimas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) KBB, Panji Hernawan

BANDUNG UPDATE

Nataru, Wisatawan Bandung Barat Diprediksi Naik Sekitar 15 Persen

Senin, 16 Des 2024 - 16:16 WIB