Kekeringan Melanda  Kecamatan Ciwidey, Warga Kesulitan Air Bersih 

Rabu, 9 Oktober 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Humas Pemkab Bandung

Foto: Humas Pemkab Bandung

Baru tahun ini Kecamatn Ciwidey dilanda kekekeringan hingga warga kesulitan mendapatkan air bersih. Untuk memenuhi kebutuhannya, selama ini mengandalkan suplai dari BPBD

 

 

DARA | BANDUNG – Baru tahun ini Kecamatan Ciwidey Kabupaten Bandung, Jawa Barat , mengalami kekeringan yang cukup para. Sehingga banyak mata air yang sudah mengering.

“Dan kami mengandalkan bantuan air bersih dari BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah), kata Camat Ciwidey, H Karyadi, menjelang salat istisqa saat, di Alun-Alun Ciwidey, Rabu (9/10/2019).

Menurut dia, sebelumnya di Kecamatan Ciwidey tidak pernah mengalami kekurangan air. Sebagai kawasan pertanian dan perkebunan daerah ini memiliki beberapa mata air alami yang masih tersedia meski musim kemarau.

Dampak kemarau tahun ini, lanjutnya, bukan hanya  mempengaruhi kehidupan masyarakat, melainkan juga ancaman bagi ekosisitem. “Salat istisqo ini mudah-mudahan menyadarkan kita untuk berserah diri kepada Allah dan terus berbuat baik terhadap alam. Kejadian karhutla sebagian besar berasal dari kesalahan manusia, baik kesengajaan ataupun kelalaian. Kemarau panjang bisa menjadi pelajaran berharga bagi kita, agar ramah terhadap alam,” katanya.

Sedikitnya 2.000 warga Kecamatan Ciwidey,  turut mendirikan salat istisqo atau salat meminta hujan siang itu. Ini mereka lakukan  seiring panjangnya musim kemarau tahun ini.

Karyadi mengatakan salat minta hujan dilakukan bersama forum koordinasi pimpinan kecamatan serta masyarakat Kecamatan Ciwidey. Ia prihatinan atas bencana kekeringan yang terjadi di beberapa wilayah di Kabupaten Bandung, disusul kejadian kebakaran hutan dan lahan  (karhutla) di Gunung Malabar dan Patuha.***

Editor: Ayi Kusmawan

Berita Terkait

Menghapus Jenuh Saat Mudik Lebaran, Daop 2 Bandung Sediakan Arena Bermain Anak
PT KAI Daop 2 Bandung Berangkatkan 17.893 Orang, Pucak Mudik Sudah Terlewati
Simak Nih, Pesan Bupati Bandung buat Warganya Yang Mudik Lebaran
Jangan Kirim Parsel ke Gubernur Jabar, Ini Alasannya
Sambut Idulfitri, Festival Dulag Istimewa Berlangsung di Gedung Pakuan
Raih Kemenangan Idul Fitri dengan Film-Film Terbaik dan Seru Hanya di RCTI!
BAZNAS Jabar Gelar Buka Bersama 150 Anak Yatim, Ramadan Jadi Lebih Istimewa
Dokumen Perizinan Eiger Camp Lengkap, KDB Hanya 2% dari Total Lahan yang Dikelola
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 30 Maret 2025 - 21:54 WIB

Menghapus Jenuh Saat Mudik Lebaran, Daop 2 Bandung Sediakan Arena Bermain Anak

Minggu, 30 Maret 2025 - 21:33 WIB

PT KAI Daop 2 Bandung Berangkatkan 17.893 Orang, Pucak Mudik Sudah Terlewati

Minggu, 30 Maret 2025 - 20:27 WIB

Simak Nih, Pesan Bupati Bandung buat Warganya Yang Mudik Lebaran

Minggu, 30 Maret 2025 - 20:17 WIB

Jangan Kirim Parsel ke Gubernur Jabar, Ini Alasannya

Minggu, 30 Maret 2025 - 20:11 WIB

Sambut Idulfitri, Festival Dulag Istimewa Berlangsung di Gedung Pakuan

Berita Terbaru