DARA | TASIKMALAYA – Aksi Cepat Tanggap (ACT) Tasikmalaya, Jawa Barat hingga akhir September, telah mendistribusikan lebih dari 500 ribu liter air bersih ke enam kabupaten/kota di wilayah Priangan Timur.
Sejumlah daerah di Priangan Timur banyak yang dilanda kekeringan. Ketersediaan air menjadi barang langka. Sehingga, bantuan air bersih amat dibutuhkan masyarakat setempat.
Fauzi dari Tim Program ACT Tasikmalaya, mengatakan, air bersih telah disalurkan ke enam daerah, di antaranya Kabupaten dan Kota Tasikmalaya, Kabupaten Pangandaran, Kabupaten Garut, Kota Banjar, dan Kabupaten Ciamis. “Alhamdulillah berkat bantuan semuanya, kami bersama Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) ACT Tasikmalaya sudah mendistribusikan lebih dari setengah juta liter air bersih. Tujuannya ke warga yang terdampak kekeringan di Priangan Timur,” ujar Fauzi, Senin (7/10/2019).
Tasikmalaya menjadi tempat yang difokuskan untuk pendistribusian air bersih. Hal ini mengingat Tasikmalaya menjadi salah satu tempat terdampak kekeringan cukup parah.
Setidaknya lebih dari 16 kecamatan mengalami kekeringan dan lebih dari 100 ribu jiwa yang terdampak kekeringan di Tasikmalaya. “Tapi kami juga tetap menjangkau daerah yang terdampak kekeringan lainnya seperti di Ciamis, Pangandaran, dan Garut,” ucapnya.
Pendistribusian air bersih akan tetap berlangsung hingga musim kemarau berakhir. Rata-rata ACT Tasikmalaya mendistribusikan 14 tangki air per minggu.
Melengkapi program pendistribusian air bersih, ACT Tasikmalaya turut membangun sumur wakaf. Langkah itu sebagai solusi jangka panjang untuk mengatasi kekeringan. Saat ini sudah ada tiga sumur wakaf yang dibangun di Tasikmalaya. ***
Wartawan: Beni | Editor: Ayi Kusmawan