Kisah Akibat Meremehkan Abu Hurairah

Kamis, 15 April 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi (Foto: cermin.com)

Ilustrasi (Foto: cermin.com)

Abdurrahman bin Shakhr atau yang lebih dikenal dengan nama kun-yah Abu Hurairah adalah seorang sahabat Nabi Muhammad ﷺ yang namanya sering disebut dalam kutubu-l hadits (kitab-kitab hadits).


DARA – Dalam thabaqatu-s shahabah, beliau-lah yang paling banyak meriwayatkan hadits dengan total mencapai 5.374 buah.

Jumlah sebanyak ini memicu munculnya stigma negatif yang dilancarkan oleh para orientalis dan sarjana Muslim mengingat beliau baru masuk Islam dan menjadi ahlu-s shuffah pada tahun 7 H.

Artinya, Abu Hurairah hanya sekitar tiga tahun saja mendapat pengajaran dari Nabi Muhammad ﷺ.

Hal ini tentu berbanding terbalik dengan total periwayatan sahabat lain yang sedari awal sudah membersamai Nabi dalam Islam.

Kisah peremehan dan perendahan kepada Abu Hurairah tercatat dalam Hilyatu-l Auliya’ wa Thqbaqatu-l Ashfiya’ susunan Imam Abu Nu’aim Al-isfahani (Daru-l Kutubi-l ‘Ilmiyyah, juz 1, hal. 105).

Pada bab tentang kekeramatan Abu Hurairah, beliau mengutip sebuah kisah sebagaimana yang diceritakan oleh Qadhi Abu Thayyib: Kami pernah berada dalam suatu majelis diskusi dan tiba-tiba datang seorang pemuda dari Khurasan (Iran) bertanya tentang suatu permasalahan dan meminta dalil tentang masalah tersebut.  Maka seorang dari kami mendatangkan hadits yang diriwayatkan oleh Imam Al-Bukhari dan Imam Muslim dari jalur Abu Hurairah. Akan tetapi pemuda itu menolak menerimanya dan berkata, “Hadits dari Abu Hurairah tidak boleh diterima…”

Entah karena memang membenci Abu Hurairah atau orang tersebut tidak tahu bahwa permintaan beliau ‘Wahai, Rasulullah! Kami memohon ilmu yang tidak akan dilupakan’ telah diaminkan oleh Nabi Muhammad ﷺ, maka keajaiban pun terjadi.

Belum sempat si pemuda menyelesaikan kalimatnya, seekor ular jatuh dari arah atas sehingga orang-orang yang ada di sana lari tunggang-langgang menghindari gigitan dan lilitan hewan ini.

Anehnya, ular yang jatuh itu hanya mengejar pemuda tersebut dan tidak mengejar yang lain. Menyadari dirinya telah melakukan kesalahan, akhirnya dia berkata, “Aku bertobat, aku bertobat!” sehingga ular itu menghilang tanpa bekas.

Semoga dengan kisah ini, kita selalu tergolong sebagai golongan yang selalu memuliakan para sahabat Nabi Muhammad ﷺ tanpa ada sedikitpun rasa benci yang tertanam di hati. Aamiin.***

Artikel ini sudah ditayangkan oleh NUOnline dengan judul: Akibat Meremehkan Abu Hurairah.

Editor: denkur

 

Berita Terkait

Pelunasan Biaya Haji Khusus Diperpanjang Hingga 21 Februari 2025
Isra Mi’raj Puncak Perjalanan Seorang Hamba Menuju Sang Pencipta
Jangan Asal Baca, Begini Ketentuan Membaca Surat Al-Fatihah Ketika Shalat
Khutbah Jumat: Muharram dan Memuliakan Anak Yatim
Mau Ngusir Jin? Baca Doa Ini
10 Amalan yang Pahalanya Setara dengan Haji dan Umrah
Tahun 2024, Pengumpulan Zakat, Infak, dan Sedakah Tumbuh Pesat
Malam Tahun Baru di Kota Bandung, Ini Enam Masjid Pilihan untuk Muhasabah
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 17 Februari 2025 - 12:34 WIB

Pelunasan Biaya Haji Khusus Diperpanjang Hingga 21 Februari 2025

Senin, 27 Januari 2025 - 09:14 WIB

Isra Mi’raj Puncak Perjalanan Seorang Hamba Menuju Sang Pencipta

Senin, 20 Januari 2025 - 10:03 WIB

Jangan Asal Baca, Begini Ketentuan Membaca Surat Al-Fatihah Ketika Shalat

Jumat, 10 Januari 2025 - 10:50 WIB

Khutbah Jumat: Muharram dan Memuliakan Anak Yatim

Minggu, 29 Desember 2024 - 18:55 WIB

Mau Ngusir Jin? Baca Doa Ini

Berita Terbaru