DARA | BANDUNG – KPU Jawa Barat telah menetapkan partai politik (parpol) yang memperoleh kursi di DPRD Jawa Barat Periode 2019-2024, tempo hari. Dari 16 parpol peserta pemilu di Jabar, ada sepuluh parpol yang memperoleh kursi.
“Sekarang ada penambahan. Ada 120 kursi, dari seratus jadi 120,” kata Ketua KPU Jawa Barat, Rifqi Alimubarok, dalam Penyerahan Surat Keputusan Calon Terpilih Anggota DPRD Provinsi Jabar Periode 2019-2024 di Sekretariat KPU Jawa Barat, Kota Bandung, kemarin.
Parpol yang memperoleh kursi DPRD Jawa Barat tersdebut, yakni Partai Gerindra (25 kursi), PKS (21), PDI Perjuangan (20), Partai Golkar (16), PKB (12), Partai Demokrat (11), PAN (7), Partai Nasdem (4), PPP (3), dan Partai Perindo (1). “Dari 120 yang terpilih ada 45 orang petahana atau atau sekitar 37% anggota lama dan 75 anggota DPRD yang baru atau sekitar 63% anggota baru,” ujarnya.
Jadi, ia menambahkan, sekarang mayoritas anggota DPRD Jawa Barat adalah wajah baru dan 19 persen anggota DPRD Jawa Barat adalah perempuan. Rifqi berharap bersama para anggota DPRD Jabar Terpilih 2019-2024 bisa membangun demokrasi di Jawa Barat yang lebih baik.
Terkait tingkat partisipasi Pemilu di Jawa Barat, menurut Rifqi, ada di atas angka target nasional. Tingkat partisipasi baik Pilpres maupun Pileg ada di angka 82%.
“Tingkat partisipasi kurang lebih 82 persen baik pilpres atau pileg dari target nasional 75 persen,” kata Rifqi.
Jadi, lanjut dia, sekitar 27 juta dari 33 juta yang terdata sebagai pemilih yang tidak hadir ke TPS sekitar 7 juta. Dari 33 juta yang hadir 27 juta sangat luar biasa itu, satu negara kalau di benua Afrika atau Amerika itu.
Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Jabar Wasikin Marzuki, menilai, Pemilu di Jawa Barat memiliki kekhasan tersendiri. Seperti dari data pemilih, daerah ini sebagai provinsi dengan jumlah pemilih terbanyak.
Pada Pemilu 2019, pemilih Jawa Barat dengan jumlah kurang lebih 33 juta orang telah memilih secara sekaligus presiden dan wakil presiden, 91 anggota DPR RI, 120 anggota DPRD provinsi, 1.285 anggota DPRD kab/kota, dan empat anggota DPD RI. Jumlah peserta pemilu sebanyak 16 partai dan anggaran Pemilu secara nasional sekitar Rp24,8 triliun.
Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, mengajak 120 anggota DPRD Provinsi Jabar periode 2019-2024 terpilih bersama-sama membangun Tanah Pasundan. Pemdaprov Jawa Barat ingin menjadikan provinsi ini sebagai daerah percontohan pembangunan yang berkelanjutan.
Ia juga menyampaikan belasungkawa kepada 173 petugas penyelenggaran pemilu di Jawa Barat yang meninggal dunia. Menurut dia, hal itu menandakan mahalnya demokrasi di Indonesia.
“Saya pribadi mendukung kalau Pileg dan Pilpres kalau bisa jangan digabung (pelaksanaannya). Mudah-mudahan dan saya dengar wacananya sudah ke arah sana. Saya kira akan lebih menguntungkan khususnya dari kaca mata pileg,” katanya.
Pada kesempatan itu pula, Ketua DPRD Jawa Barat, Ineu Purwadewi Sundari mengapresiasi penyelenggaraan Pemilu di Jabar yang lancar, damai, dan kondusif. Ineu pun mengaku, pihaknya kini sedang mempersiapkan acara pelantikan anggota DPRD Jabar Terpilih 2019-2024.
Rencananya acara pelantikan akan digelar 2 September 2019 di Gedung Merdeka Kota Bandung.***
Editor: Ayi Kusmawan