DARA | BANDUNG – Bupati Bandung, Dadang Naser mengatakan, jika melihat sejarah, banjir di sejumlah tempat di Kabupaten Bandung sudah terjadi. Bahkan, alasan pemindahan ibu kota Kabupaten Bandung dari krapyak ke Dalem Kaum pun itu adalah karena Krapyak dilanda banjir selama enam bulan.
Meski begitu, untuk banjir yang saat ini terus menerjang Dayeuhkolot, Baleendah dan Bojongsoang, pihaknya terus berupaya menata dan melakukan berbagai langkah, mulai dari pembuatan kolam retensi, pembangunan curug jompong serta program-program berbasis lingkungan seperti Bulan Menanam.
“Kita lakukan secara konfrehensif, Saya bersama gubernur sebagai Dansatgas Program Citarum Harum, berusaha menata hulu agar tidak terjadi sedimentasi dan mengedukasi rakyat untuk tidak membuang sampah sembarangan,” ujarnya disela-sela acara sowan ke para mantan Bupati Bandung.***
Editor: denkur