Menpar Terharu, Halal Bihalal Warga Banyuwangi di Pendopo Kota Bandung

Senin, 8 Juli 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Humas Kota Bandung

Foto: Humas Kota Bandung

RATUSAN anggota Ikatan Keluarga Banyuwangi (Ikawangi) larut dalam keceriaan pada halalbihalal 2019, Minggu (7/7/2019). Acara silaturahmi tahun ini bagi komunitas perantau dari ujung timur Pulau Jawa tersebut menjadi momentum istimewa.

Ketua Ikawangi Kota Bandung, Slamet Suprapto. menuturkan, halalbihalal komunitas warga asal Banyuwangi setiap tahun menggelarnya secara rutin. Namun pada 2019 sangat istimewa karena bisa berlangsung di Pendopo Kota Bandung, Jawa Barat.

Prapto menyebutkan, Pendopo Kota Bandung menjadi tempat yang paling spesial mengingat selama ini keberadaannya cukup eksklusif sebagai rumah dinas wali Kota Bandung. Bahkan dia baru kali ini bisa menyambangi langsung dan membuat acara di Pendopo.

Padahal ia telah merantau lebih dari setengah abad di Kota Bandung. “Keistimewaan utama halalbihalal sekarang ini bisa dilaksanakan di Pendopo. Saya sudah 50 tahun di Bandung baru sekarang menginjakkan kaki di Pendopo,” kata Prapto di sela-sela acara halalbihalal Ikawangi di Pendopo Kota Bandung.

Dalam kesempatan tersebut suasana kebhinekaan begitu sangat kental terasa di Pendopo Kota Bandung. Bangunan dengan desain dan sarat akan sejarah budaya sunda tersebut justru pada acara bernuansa suasana khas Jawa Timur.

Pada sebuah kesempatan penyanyi membawakan lagu khas Banyuwangi, kawasan Pendopo Kota Bandung mendadak jadi arena karaoke massal. Semua terlarut mengikuti senandung sang biduan mengunakan bahasa Jawa.

“Kita di dalam Ikawangi punya program memberi santunan sosial buat temen-temen. Kita juga terus melestarikan budaya Banyuwangi. Ini tidak ada yang diimpor dari Banyuwangi semuanya dari Ikawangi Bandung dan ini semua kita kembangkan,” ujarnya.

Kendati acara halalbihalal diisi oleh pagelaran budaya khas Banyuwangi sebagai obat kerinduan terhadap tanah kelahiran mereka, sebagai perwujudan saling menghormati turut ditampilkan juga tari jaipongan.

“Terima kasih banyak untuk semua yang hadir dan terima kasih Mang Oded kita diberi kesempatan menggunakan pendopo,” karanya.

Keistimewaan lain dari acara halalbihalal Ikawangi Bandung ini, acara ini dihadiri oleh Menteri Pariwisata Republik Indonesia, Arief Yahya. Selain menyampaikan pidato, pria kelahihran Banyuwangi 58 tahun silam ini bahkan ikut bergabung dalam keceriaan siang itu dengan menyempatkan diri untuk menyanyikan sebuah lagu.

Arief mengakui, tempat penyelenggaraan halalbihalal Ikawangi Kota Bandung 2019 menjadi paling menarik. Sehingga dia sangat antusias untuk ikut bergabung bersama saudara satu kampung halamannya di Banyuwangi.

“Terima kasih Pak Wali Kota. Saya merasa bangga dan terharu halalbihalal di Kota Bandung ini bisa di pendopo. Semoga ini menjadi kebaikan dan bisa terus berlanjut,” ujar Arief.

Tak ingin jemawa oleh sanjungan para tamunya, Oded justru turut menghaturkan permohonan maaf apabila ada jamuannya yang kurang berkenan. Menurut dia, poin terpenting saat ini adalah bisa memperkuat tali silaturahmi.

“Mari kita sama-sama membangun ukhuwah, yang terpenting adalah kita tidak boleh putus silaturahim kita,” kata Oded.

Oded pun mengapresiasi Ikawangi yang ikut mendukung program Pemkot Bandung dengan membagikan tumbler sebagai tempat minum para peserta acara halalbihalal. Langkah tersebut merupakan wujud kongrit dukungan terhadap program pengelolaan sampah melalui Kurangi Pisahkan Manfaatkan Sampah (Kang Pisman).

“Insyaallah ke depan kita bisa bersama-sama terus membangun Kota Bandung, membangun Jawa Barat dan membangun Indonesia bersama Ikawangi,” katanya.***

Sumber: Humas Jabar | Editor: Ayi Kusmawan

 

 

Berita Terkait

Pisang dan Semangka Jadi Solusi Meningkatkan Ekonomi Sektor Sawit dengan Model Tumpang Sari
Marak Fenomena Resign Pasca Lebaran, Berikut Strategi Bagi Perusahaan untuk Menarik dan Mempertahankan Pekerja Terbaik
Pemerintah Percepat Program MBG, Dorong Peran Koperasi dan Industri Susu Lokal
Universitas Paramadina Gelar Presidential Lecture Bersama Susilo Bambang Yudhoyono
Lokasi Mobil SIM Keliling di Kabupaten Bandung, Kamis 27 Februari 2025
Lokasi Mobil SIM Keliling di Kota Bandung, Kamis 27 Februari 2025
Koarmada RI Gelar Bakti Sosial dan Kesehatan di Muara Angke
Muhammadiyah Tetapkan Awal Ramadan Jatuh Hari Sabtu 1 Maret 2025
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 27 Februari 2025 - 16:21 WIB

Pisang dan Semangka Jadi Solusi Meningkatkan Ekonomi Sektor Sawit dengan Model Tumpang Sari

Kamis, 27 Februari 2025 - 16:12 WIB

Marak Fenomena Resign Pasca Lebaran, Berikut Strategi Bagi Perusahaan untuk Menarik dan Mempertahankan Pekerja Terbaik

Kamis, 27 Februari 2025 - 12:52 WIB

Pemerintah Percepat Program MBG, Dorong Peran Koperasi dan Industri Susu Lokal

Kamis, 27 Februari 2025 - 06:35 WIB

Lokasi Mobil SIM Keliling di Kabupaten Bandung, Kamis 27 Februari 2025

Kamis, 27 Februari 2025 - 06:31 WIB

Lokasi Mobil SIM Keliling di Kota Bandung, Kamis 27 Februari 2025

Berita Terbaru