Mobil Maskara dari Jabar Diterima 15 Desa Mandiri dan Berprestasi

Minggu, 6 Desember 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Istimewa

Foto: Istimewa

Bupati Bandung, Dadang M Naser melepas 15 unit Mobil Aspirasi Kampung Juara (Maskara) untuk diserahkan kepada 15 desa mandiri dan berprestasi. Mobil itu bantuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat.


DARA | BANDUNG – Menurut bupati, mobil tersebut serbaguna. Bbisa digunakan untuk bermacam-macam kegiatan, seperti senam, sosialisasi, nonton bareng, hingga kegiatan sosial lainnya.

“Ini untuk 15 desa mandiri yang kebetulan 15 desa ini menjadi juara desa mandiri di tahun 2019,” ujar bupati, Jumat lalu, 4 Desember 2020.

Bupati juga sedang mengusulkan mobil Maskara sebanyak 56 unit ke Pemprov Jawa Barat untuk diberikan kepada 56 desa mandiri yang menjadi juara di tahun 2020. Hadirnya mobil Maskara tentu diharapkan sebagai dorongan motivasi desa-desa lain yang masih berstatus desa maju dan berkembang.

Menurutnya, di Kabupaten Bandung ada 129 desa maju dan 86 desa berkembang yang kapan pun bisa naik status menjadi desa mandiri, sehingga diharapkan seluruh desa maju dan desa berkembang di Kabupaten Bandung bisa menjadi desa mandiri dengan indeks-indeks persyaratan yang telah ditetapkan.

Sementara itu, Kepala DPMD Kabupaten Bandung Tata Irawan Sobandi menuturkan, Kabupaten Bandung telah mendapatkan 29 unit mobil Maskara dari Pemprov Jawa Barat. Di tahun 2019, Pemkab Bandung mendapat 14 unit mobil Maskara yang sudah disalurkan terlebih dahulu ke sejumlah desa mandiri dan berprestasi.

“Tahun ini dapat lagi 15 unit. Jumlah ini terbanyak selama dua tahun berturut-turut Kabupaten Bandung dapat mobil ini. Mobil ini diserahkan langsung ke desa bukan kepada Pemkab Bandung. BPKB juga atas nama desa jadi pemeliharaan dilaksanakan ke desa,” kata Tata.

Menurut Tata, mobil ini memang baru disalurkan ke desa-desa dan telah disimpan dulu di Pemkab Bandung. “Kemarin memang sepat disimpan dulu di Pemkab Bandung sebelum di salurkan. Karena memang menunggu STNK-nya jadi. Nah setelah jadi pada Jumat ini langsung disalurkan tanpa menunggu lagi, karena itu hak desa,” kata Tata.

Tata berharap, mobil tersebut bisa dig7unakan seefesien mungkin oleh sejumlah desa sebagai penerima. Mobil dengan bak berteknologi hidrolik dengan kelengkapan sejumlah alat di dalamnya dinilainya sebagai mobil yang multifungsi untuk kepentingan dan aspirasi masyarkat di desa tersebut.***

Editor: denkur

 

Berita Terkait

Presiden Prabowo Tegaskan Layanan Bank Emas Pegadaian dan Bank Syariah Indonesia Dukung Ketahanan Ekonomi Nasional
Pemerintah Percepat Program MBG, Dorong Peran Koperasi dan Industri Susu Lokal
Universitas Paramadina Gelar Presidential Lecture Bersama Susilo Bambang Yudhoyono
Presiden Prabowo Resmikan Pegadaian sebagai Bank Emas Pertama di Indonesia
Lokasi Mobil SIM Keliling di Kabupaten Bandung, Kamis 27 Februari 2025
Lokasi Mobil SIM Keliling di Kota Bandung, Kamis 27 Februari 2025
Diduga Embat Dana Desa, Seorang Kuwu di Cirebon Dituntut Tujuh Tahun Penjara
Muhammadiyah Tetapkan Awal Ramadan Jatuh Hari Sabtu 1 Maret 2025
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 27 Februari 2025 - 12:56 WIB

Presiden Prabowo Tegaskan Layanan Bank Emas Pegadaian dan Bank Syariah Indonesia Dukung Ketahanan Ekonomi Nasional

Kamis, 27 Februari 2025 - 12:52 WIB

Pemerintah Percepat Program MBG, Dorong Peran Koperasi dan Industri Susu Lokal

Kamis, 27 Februari 2025 - 12:45 WIB

Universitas Paramadina Gelar Presidential Lecture Bersama Susilo Bambang Yudhoyono

Kamis, 27 Februari 2025 - 12:40 WIB

Presiden Prabowo Resmikan Pegadaian sebagai Bank Emas Pertama di Indonesia

Kamis, 27 Februari 2025 - 06:31 WIB

Lokasi Mobil SIM Keliling di Kota Bandung, Kamis 27 Februari 2025

Berita Terbaru