Musim Hujan Tiba, Hati-hati Demam Berdarah!

Senin, 2 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: bandung.go.id

Foto: bandung.go.id

Musim hujan tiba. Masyarakat diimbau berhati-hati dengan ancaman demam berdaarah dengue (DBD).

DARA | Imbauan itu disampaikan pihak Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung.

Sepanjang tahun 2024 hingga minggu ketiga November 2024, jumlah kasus DBD di Kota Bandung mencapai 7.310 kasus, dengan 7.280 pasien telah sembuh dan 29 orang meninggal dunia.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kota Bandung, dr Ira Dewi Jani mengatakan, angka kasus dan kematian DBD pada 2024 mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Namun, case fatality rate (CFR) saat ini berada di 0,4%, masih di bawah ambang batas satu persen.

“Kota Bandung sedang memasuki musim hujan, yang biasanya diikuti peningkatan kasus DBD. Meski sejak minggu ketiga September tren kasus menurun, kewaspadaan tetap perlu ditingkatkan untuk mencegah lonjakan baru,” ujar Ira.

Mencegah penyebaran DBD, masyarakat diminta aktif menjalankan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) melalui gerakan 3M, yaitu:

1. Menguras tempat penampungan air.
2. Menutup rapat tempat-tempat yang berpotensi menjadi sarang nyamuk.
3. Mengubur barang bekas yang dapat menampung air.

“Kami juga mendorong gerakan Satu Rumah, Satu Jumantik. Masyarakat memeriksa ada tidaknya jentik nyamuk di rumah dan lingkungan sekitar. Jika diperlukan, bubuk abate dapat digunakan dan tersedia gratis di Puskesmas terdekat,” ujarnya.

Dinkes Kota Bandung juga telah menyiapkan sejumlah langkah untuk menghadapi musim hujan dan mencegah peningkatan kasus DBD, antara lain:

1. Penguatan layanan kesehatan: Puskesmas dan rumah sakit meningkatkan kapasitas deteksi dini, tatalaksana pasien, serta ketersediaan tempat tidur bagi pasien yang membutuhkan perawatan intensif.

2. Sosialisasi dan edukasi: Penyuluhan dilakukan melalui media sosial Dinkes dan Puskesmas, serta kegiatan langsung ke sekolah-sekolah, khususnya tingkat SMP.

Dengan langkah-langkah ini, Dinkes Kota Bandung berharap masyarakat dapat bersama-sama mencegah penyebaran DBD dan meminimalkan risiko selama musim hujan.

“Kewaspadaan dan kolaborasi dari seluruh pihak sangat penting untuk melindungi masyarakat dari ancaman DBD,” tutur Ira.*** (ray/Diskominfo Kota Bandung)

Editor: denkur

 

Berita Terkait

Menghapus Jenuh Saat Mudik Lebaran, Daop 2 Bandung Sediakan Arena Bermain Anak
PT KAI Daop 2 Bandung Berangkatkan 17.893 Orang, Pucak Mudik Sudah Terlewati
Simak Nih, Pesan Bupati Bandung buat Warganya Yang Mudik Lebaran
Jangan Kirim Parsel ke Gubernur Jabar, Ini Alasannya
Sambut Idulfitri, Festival Dulag Istimewa Berlangsung di Gedung Pakuan
Raih Kemenangan Idul Fitri dengan Film-Film Terbaik dan Seru Hanya di RCTI!
BAZNAS Jabar Gelar Buka Bersama 150 Anak Yatim, Ramadan Jadi Lebih Istimewa
Dokumen Perizinan Eiger Camp Lengkap, KDB Hanya 2% dari Total Lahan yang Dikelola
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 30 Maret 2025 - 21:54 WIB

Menghapus Jenuh Saat Mudik Lebaran, Daop 2 Bandung Sediakan Arena Bermain Anak

Minggu, 30 Maret 2025 - 20:27 WIB

Simak Nih, Pesan Bupati Bandung buat Warganya Yang Mudik Lebaran

Minggu, 30 Maret 2025 - 20:17 WIB

Jangan Kirim Parsel ke Gubernur Jabar, Ini Alasannya

Minggu, 30 Maret 2025 - 20:11 WIB

Sambut Idulfitri, Festival Dulag Istimewa Berlangsung di Gedung Pakuan

Sabtu, 29 Maret 2025 - 10:59 WIB

Raih Kemenangan Idul Fitri dengan Film-Film Terbaik dan Seru Hanya di RCTI!

Berita Terbaru