OKI Latih Pemuda untuk Dikirim ke Jepang

Selasa, 8 Juni 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Istimewa

Foto: Istimewa

Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir fokus terhadap program peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) khususnya tenaga kerja terampil melalui program pemagangan ke Jepang.


DARA – Sebanyak 30 pemuda-pemudi terpilih se Sumsel mengikuti pelatihan di Gedung Diklat Teluk Gelam OKI sebelum diberangkatkan ke Jepang.

Selain gaji yang besar, pengiriman tenaga magang ke negeri Sakura ini juga untuk pembenahan etos serta keterampilan kerja mampu jadi modal pemuda OKI untuk berwirausaha.

Hal tersebut disampaikan Bupati OKI melalui Asisten Bidang Umum dan Administrasi Setda OKI, H. M. Lubis, S. KM, M. Kes saat membuka pelatihan bagi tenaga kerja magang yang akan di berangkatkan ke Jepang pada Senin, (7/6/2021)

“Program ini sangat disenangi karena bisa menimba ilmu dan pengalaman langsung di Jepang sehingga mereka bisa menjadi tenaga kerja terlatih,” kata Lubis.

Program G to G antara pemerintah Jepang dan pemerintah RI ini memiliki beberapa keunggulan, seperti tersedianya jaminan penempatan dan perlindungan, dilatih baik di daerah maupun di pusat.

“Untuk pelatda Sumsel di pusatkan di Teluk Gelam sementara pelatihan nasional di Bekasi sebelum diberangkatkan ke Jepang” ujar Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi OKI, S. Sudiyanto Dja’far.

Peminat magang ke Jepang menurut Sudiyanto cukup banyak setiap tahunnya, namun kebanyakan peminat terkendala kemampuan bahasa asing yang masih di bawah standar kecakapan minimal.

“Persoalan itu menjadi perhatian tersendiri bagi calon pekerja ke Jepang agar kemampuan bahasa asing disiapkan jauh-jauh sebelum mendaftarkan diri,” ujarnya.***

Editor: denkur

Berita Terkait

Breaking News, Sidang Isbat: Awal Ramadan 1446 H Jatuh Hari Sabtu 1 Maret 2025
Polri, BGN dan YKB Uji Coba SPPG Polri di Pejaten dan Cipinang
Pisang dan Semangka Jadi Solusi Meningkatkan Ekonomi Sektor Sawit dengan Model Tumpang Sari
Marak Fenomena Resign Pasca Lebaran, Berikut Strategi Bagi Perusahaan untuk Menarik dan Mempertahankan Pekerja Terbaik
Pemerintah Percepat Program MBG, Dorong Peran Koperasi dan Industri Susu Lokal
Universitas Paramadina Gelar Presidential Lecture Bersama Susilo Bambang Yudhoyono
Koarmada RI Gelar Bakti Sosial dan Kesehatan di Muara Angke
Muhammadiyah Tetapkan Awal Ramadan Jatuh Hari Sabtu 1 Maret 2025
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 28 Februari 2025 - 19:55 WIB

Breaking News, Sidang Isbat: Awal Ramadan 1446 H Jatuh Hari Sabtu 1 Maret 2025

Jumat, 28 Februari 2025 - 18:43 WIB

Polri, BGN dan YKB Uji Coba SPPG Polri di Pejaten dan Cipinang

Kamis, 27 Februari 2025 - 16:21 WIB

Pisang dan Semangka Jadi Solusi Meningkatkan Ekonomi Sektor Sawit dengan Model Tumpang Sari

Kamis, 27 Februari 2025 - 16:12 WIB

Marak Fenomena Resign Pasca Lebaran, Berikut Strategi Bagi Perusahaan untuk Menarik dan Mempertahankan Pekerja Terbaik

Kamis, 27 Februari 2025 - 12:52 WIB

Pemerintah Percepat Program MBG, Dorong Peran Koperasi dan Industri Susu Lokal

Berita Terbaru

Foto: Istimewa

JABAR

Pemkab Sukabumi Sambut Ramadan 1446 H

Jumat, 28 Feb 2025 - 20:01 WIB

Foto: Istimewa

BANDUNG UPDATE

Observatorium Bosscha ITB Pantau Hilal Awal Ramadan 1446 H

Jumat, 28 Feb 2025 - 16:38 WIB

Ilustrasi (Foto: NU Online)

HIKMAH

Doa Mengawali Bulan Ramadhan

Jumat, 28 Feb 2025 - 16:32 WIB