Pansus Rotmut Ungkap Rekomendasi TPK Bandung Barat, Berbeda dengan ASN yang Dilantik

Sabtu, 21 Oktober 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Teka-teki tentang Tim Penilai Kinerja (TPK) Pemkab Bandung Barat yang terkesan menyetujui rotasi, mutasi dan promosi 197 Aparat Sipil Negara (ASN) pada zaman Bupati Bandung Barat Hengki Kurniawan, mulai terkuak.

DARA | Panitia Khusus (Pansus) Rotasi Mutasi (Rotmut) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Kabupaten Bandung Barat (KBB) membedah persoalan rotasi, mutasi dan promosi tersebut hingga ke akar-akarnya.

Salah satunya, mencecar pertanyaan seputar peran TPK dalam proses rotasi, mutasi dan promosi yang diantaranya melabrak aturan perundang-undangan.

Ketua Pansus Rotmut DPRD KBB,
Sundaya mengungkapkan jika TPK atau Bapperjakat Bandung Barat telah merekomendasikan nama-nama pejabat yang bakal dilantik, sesuai aturan yang berlaku.

Bahkan, rekomendasi tersebut telah ditandatangani Ketua TPK KBB, Ade Zakir.

Hal itu berdasarkan pengakuan TPK, ketika Pansus memberondong pertanyaan peran TPK dalam penyusunan nama-nama yang akan dilantik pada saat itu.

“Ternyata mereka sudah merekomendasikan dan bahkan waktu itu terkuak Pak Sekda selaku Ketua TPK menyampaikan ke Pansus ini loh yang diparaf oleh kami dan yang dilantik berbeda,” ungkap Sundaya menirukan keterangan TPK ketika ditemui wartawan usai rapat dengan TPK di Hotel Kamboti-Bandung, Jum’at (20/10/2023).

Berdasarkan klarifikasi dan pembahasan tersebut, Pansus Rotmut membawanya ke Badan Kepegawaian Nasional (BKN) dan Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). Rekomendasi dari BKN, 19 ASN yang dilantik pada saat itu, harus dikembalikan ke jabatan semula dan berefek domino kepada 25 ASN lainnya.

Meski demikian, Sundaya menyatakan jika pihaknya tidak bisa mendalami persoalan internal antara TPK dengan bupati lama. Karena hal itu bukan kewenangan Pansus.

Pasca rekomendasi BKN, Pansus Rotmut tidak lantas diam. Namun Pansus berlanjut, untuk mencari solusi terbaik bersama TPK yang dinahkodai Penjabat Bupati Bandung Barat, Arsan Latif.

Intinya, Pansus berharap kejadian dikembalikannya belasan pejabat tersebut tidak menimbulkan kegaduhan di kalangan ASN Bandung Barat.

Melainkan, harus dijadikan sebagai sebuah pembelajaran untuk mengikuti segala peraturan perundang-undangan yang ada.

“Karena tujuan dibentuknya Pansus Rotmut agar Kabupaten Bandung Barat bisa lebih baik kedepannya,” tegas politisi dari Partai Gerinda ini.

Editor: denkur | Keterangan gambar: Sundaya

Berita Terkait

Menghapus Jenuh Saat Mudik Lebaran, Daop 2 Bandung Sediakan Arena Bermain Anak
PT KAI Daop 2 Bandung Berangkatkan 17.893 Orang, Pucak Mudik Sudah Terlewati
Simak Nih, Pesan Bupati Bandung buat Warganya Yang Mudik Lebaran
Jangan Kirim Parsel ke Gubernur Jabar, Ini Alasannya
Sambut Idulfitri, Festival Dulag Istimewa Berlangsung di Gedung Pakuan
Raih Kemenangan Idul Fitri dengan Film-Film Terbaik dan Seru Hanya di RCTI!
BAZNAS Jabar Gelar Buka Bersama 150 Anak Yatim, Ramadan Jadi Lebih Istimewa
Dokumen Perizinan Eiger Camp Lengkap, KDB Hanya 2% dari Total Lahan yang Dikelola
Berita ini 3 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 30 Maret 2025 - 21:54 WIB

Menghapus Jenuh Saat Mudik Lebaran, Daop 2 Bandung Sediakan Arena Bermain Anak

Minggu, 30 Maret 2025 - 21:33 WIB

PT KAI Daop 2 Bandung Berangkatkan 17.893 Orang, Pucak Mudik Sudah Terlewati

Minggu, 30 Maret 2025 - 20:27 WIB

Simak Nih, Pesan Bupati Bandung buat Warganya Yang Mudik Lebaran

Minggu, 30 Maret 2025 - 20:17 WIB

Jangan Kirim Parsel ke Gubernur Jabar, Ini Alasannya

Minggu, 30 Maret 2025 - 20:11 WIB

Sambut Idulfitri, Festival Dulag Istimewa Berlangsung di Gedung Pakuan

Berita Terbaru

CATATAN

GEJOLAK KOREA SELATAN MK Tanpa ‘Dissenting Opinion’

Minggu, 6 Apr 2025 - 09:19 WIB