Ramen Bajuri kini sepi. Bahkan, terlihat mencekam. Itu terlihat setelah terungkapnya kasus pembunuhan yang melibatkan sang manager dan sejumlah karyawan. Penyelidikan polisi menyimpulkan kasus itu dilatarbelakangi soal utang piutang.
DARA | BANDUNG – Ramen Bajuri berada di Jalan Raya Gandasari Kecamatan Katapang Kabupaten Bandung.
Biasanya, kedai yang menyajikan Mie Jepang itu selalu ramai dikunjungi pembeli yang kebanyakan didominasi anak-anak muda. Apalagi jika malam hari, Ramen Bajuri benar-benar jadi tempat nongkrong yang mengasyikan.
Namun, sejak terjadinya kasus pembunuhan, Ramen itu terlihat sepi dan belum kembali buka. Banyak orang bertanya-tanya apakah Ramen itu masih akan tetap buka atau malah tutup.
Sejumlah orang menyesalkan Ramen itu ternoda dengan kasus yang cukup menggegerkan itu. Padahal, Ramen itu sedang ramai-ramainya diminati pembeli.
Seperti diberitakan sebelumnya, jajaran Polres Bandung berhasil mengungkap kasus pembunuhan di Ramen Bajuri itu. Seorang manajer dan enam karyawan diciduk sebagai terduka pelaku. Korbannya adalah Edward Silaban, warga Taman Kopo Katapang.
Menurut polisi kasus pembunuhan itu terkait utang piutang antara korban dan sang manejer. Kini polisi masih mendalami kasus tersebut dan jenazah korban sudah dikebumikan setelah ditemukan di sebuah jurang di Cililin.
Hingga berita ini ditayangkan belum berhasil mewawancari pemilik Ramen Bajuri.***
Editor: denkur