Pejabat Disdik kena operasi tangkap tangan (OTT). Semua pihak merasa prihatin, lalu berharap peristiwa itu tidak kembali terjadi di Kabupaten Bandung.
DARA | BANDUNG – Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Bandung, H Maulana Fahmi, prihatin atas kasus OTT yang dialami Kabid SMP Disdik Kabupaten Bandung, MS beserta rekannya yang terjadi Jum’at lalu (3/1/2020).
Fahmi mengatakan, sebelumnya pernah mendapatkan informasi mengenai pungutan di SMP Pasirjambu. Fahmi pun melakukan karifikasi. Saat itu MS berjanji tidak melakukan perbuatan itu.
“Namun entah mengapa tiba-tiba saja tersiar kabar sudah tertangkap tangan di SMPN 1 Pameungpeuk Kabupaten Bandung,” ujar Fahmi di ruang kerjanya, Senin (6/1/2020).
Fahmi berharap semua aparatur di Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung tenang, karena dunia pendidikan walau bagaimana harus terus berjalan.
Fahmi juga berharap tidak ada lagi ada pungutan liar, khususnya di dunia pendidikan. Pihak sekolah tidak lagi menggunakan cara atau alasan lain yang orientasinya merupakan pungutan kepada siswa-siswanya yang memberatkan orang tua siswa.
“Jadikan peristiwa ini sebagai pelajaran bagi kita semua, supaya tidak ada yang melakukannya lagi,” ujarnya.***
Wartawan: Fattah | Editor: denkur