Pemindahan Ibu Kota Bisa Juga Malah Mangkrak

Senin, 6 Mei 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DARA | JAKARTA – Pemindahan ibu kota bukan berarti bisa begitu saja terealisasi. Bisa juga malah makrak, kata Pengamat Tata Kota dari Universitas Trisakti Nirwono Yoga.

“Kalau tanggal 22 Mei ternyata yang menang 02 bisa selesai rencana itu, atau 2024 misalnya yang menang lain lagi bisa selesai, atau gini yang menang tetap perwakilan dari PDIP tapi ternyata beda pandangan dari Pak Jokowi ya selesai juga tidak jadi,” ujarnya di Jakarta, Senin (6/5/2019), seperti dilansir detikcom.

Menurut Nirwono untuk memastikan rencana pemindahan ibu kota benar-benar terlaksana, ada tiga hal yang perlu dilakukan. Pertama, harus ada kesepakatan dari seluruh tokoh nasional termasuk partai politik bahwa seluruhnya berkomitmen untuk memindahkan ibu kota.

“Jadi bisa dibuat deklarasi atau tanda-tangan semua tokoh nasional untuk menyukseskan rencana ini. Itu agar siapapun presidennya nanti dipastikan akan melanjutkan rencana ini,” tambahnya.

Kedua harus dibentuk badan otoritas khusus yang mengurusi segala macam rencana pemindahan ibu kota, sebab rencana ini dilakukan lintas sektoral dan tidak bisa dilakukan oleh hanya satu kementerian.

“Kalau misalnya dibebankan ke Bappenas yang sudah punya pekerjaan banyak tentu prioritasnya berbeda. Kalau badan khusus dia akan lebih fokus,” ujarnya.

Ketiga, perlu adanya landasan hukum. Oleh karena itu menurut Nirwono perlu adanya revisi undang-undang penetapan ibu kota, hal in Ini terkait kepastian titik lokasi mana yang akan dipilih oleh pemerintah jadi ibu kota.***

Editor: denkur | Bahan: detik.com

Berita Terkait

Keputusan Dewan Kehormatan PWI Tidak Mengikat, Hendry Ch Bangun Bongkar Kekeliruan
Operasi Ketupat 2025 Hari ke-12: Volume Kendaraan Meningkat, Rekayasa Lalu Lintas Diterapkan di Beberapa Titik
Kapolri Perintahkan Jajaran Antisipasi Kejahatan di Sekitar Stasiun Agar Pemudik Nyaman dan Aman
Menko AHY Apresiasi Korlantas Polri atas Kerja Keras Jaga Kelancaran Arus Mudik Lebaran 2025
Simak Nih, Jadwal Penerapan Contraflow dan One Way Saat Arus Mudik dan Balik Lebaran
Pemerintah Tetapkan 1 Syawal Senin 31 Maret 2025, Inilah Alasannya
Cek Disini, Harga BBM Non Subsidi Saat Mudik Lebaran
Pantauan Udara Irwasum Polri Ungkap Titik Rawan Arus Mudik 2025
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 5 April 2025 - 13:00 WIB

Keputusan Dewan Kehormatan PWI Tidak Mengikat, Hendry Ch Bangun Bongkar Kekeliruan

Sabtu, 5 April 2025 - 12:54 WIB

Operasi Ketupat 2025 Hari ke-12: Volume Kendaraan Meningkat, Rekayasa Lalu Lintas Diterapkan di Beberapa Titik

Minggu, 30 Maret 2025 - 15:24 WIB

Kapolri Perintahkan Jajaran Antisipasi Kejahatan di Sekitar Stasiun Agar Pemudik Nyaman dan Aman

Minggu, 30 Maret 2025 - 15:20 WIB

Menko AHY Apresiasi Korlantas Polri atas Kerja Keras Jaga Kelancaran Arus Mudik Lebaran 2025

Sabtu, 29 Maret 2025 - 23:35 WIB

Simak Nih, Jadwal Penerapan Contraflow dan One Way Saat Arus Mudik dan Balik Lebaran

Berita Terbaru