DARA | BANDUNG – Menginjak tahun ketiga, Pemkab Bandung kembali menggaungkan program sejuta muzaki, sebagai potensi untuk kemaslahatan umat. Pemkab akan terus melakukan program sejuta muzaki, sebagai upaya lain dalam membangun ekonomi umat.
“Tahun 2019 ini, kita akan gaungkan kembali program membangun gerakan ekonomi umat. Dengan memaksimalkan muzaki, mari kita sabilulungan mengentaskan kemiskinan dan mewujudkan Kabupaten Bandung yang religius,” kata Asisten Perekonomian dan Kesejahteraan, H. Marlan, S.Ip.,M.Si, saat ditemui di ruang kerjanya, kemarin.
Dengan potensi yang besar, data dari BPS Kabupaten Bandung, 96% masyarakat daerah ini beragama Islam, ia berharap keinginan bupati untuk terus menggaungkan sejuta muzaki bisa terwujud. Dana yang terkumpul akan digunakan sebagai bahan untuk mendanai kegiatan-kegiatan keagamaan dan sosial masyarakat.
“Selama ini, dana keagamaan dilaksanakan dari APBD dan CSR. Tapi selain itu juga potensi tersebut diharapkan dapat mendanai kegiatan yang non APBD,” ujar Marlan.
Ditinjau dari aspek ekonomis, menurut dia, potensi zakat di Kabupaten Bandung bagaikan raksasa yang sedang tidur yang bila dibangunkan akan jadi potensi luar biasa bagi peningkatan kesejahteraan umat. Sasaran dari program ini, para muzaki di lingkungan perkantoran, sekolah/madrasah, organisasi, paguyuban, pengusaha, pertanian serta profesi lainnya.
“Ini akan cepat terwujud jika wadah penyalurannya mudah ditemui,” katanya.
Ia mengimbau, ASN setempat bisa menjadi teladan bagi masyarakat untuk terus menggaungkan kembali program ini. Dengan kesediaan ASN berzakat, ia berharap makin memantapkan manajemen zakat, infaq dan shodaqoh (ZIS) untuk mendukung Sabilulungan Gerakan Sejuta Muzaki, demi kesejahteraan umat.
Ia yakin, dengan jumlah penduduk sekitar 3,7 juta jiwa saat ini serta memiliki 96% masyarakat beragama Islam, jika ZIS dikelola dengan baik, akan turut meringankan permasalahan umat. Potensi bisa turut mendukung efektivitas program gerakan membangun ekonomi umat.
Melalui ZIS dari para muzaki, Marlan berharap permasalahan umat yang belum bisa di penuhi oleh Pemkab Bandung bisa teratasi secara mandiri dan swadaya, termasuk mengentaskan kemiskinan, masalah pendidikan serta permasalah ekonomi umat lainnya. Sebenarnya lanjut dia, program sejuta muzaki sudah dilakukan juga oleh pemerintah pusat dan provinsi untuk meperbaiki ekonomi umat.***
Editor: Ayi Kusmawan