Pengangguran Sulit Diatasi jika Pola Pendidikan tak Sesuai Kemajuan Teknologi  

Sabtu, 24 Agustus 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ILUSTRASI. Foto: tribunnws.com

ILUSTRASI. Foto: tribunnws.com

DARA | BANDUNG – Pengangguran di Jawa Barat sulit diatasi selama pola pendidikan dan pelatihan kerja tidak disesuaikan dengan kemajuan teknologi. Karena itu, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnaker) setempat meluncurkan Progam SMART Nakertrans dan pengembangan Skill Delopment Center (SDC).

Menurut Kepala Disnakertrans Jabar Dr. M. Ade Afriandi, jumlah pengangguran terbuka di Jawa barat akhir tahun 2018 mencapai 8 persen lebih. “Tahun 2019 ini kita kita menargetkan angka pengangguran turun menjadi 7,9 persen akhir 2019,” katanya saat ditemui di sela perayaan HUT ke-74 Kemerdekaan RI dan HUT ke-74 Jawa Barat serta Gathering Karyawan Disnakertrans di Demplot Tansmigrasi Jabar, Cileunyi Kabupaten Bandung, tempo hari.

Untuk menekan angka pengangguran di Jabar, Disnakertrans Jawa Barat akan memperluas kesempatan kerja dan membuka peluang usaha dengan berkolaborasi dengan berbagai pihak. Namun, disisi lain pihaknya harus meningkatkan kapasitas dan ketrampilan angkatan kerja yang berbasis digital dan teknologi untuk memenuhi kebutuhan pasar dan mengembangkan inkubator bisnis.

“Salah satunya melalui pengembangan SDC,” ujarnya, seraya menambahkan, tujuan program SDC adalah untuk meningkatkan daya saing tenaga kerja dan menurunkan angka pengangguran. Upaya penurunnya ditempuh melalui peningkatan partisipasi angkatan kerja dengan konsep pendekatan kerja sama yang melibatkan semua pemangku kepentingan.

Kadisnakertrans Jabar, M Ade Afriandi. Foto: faktabandungraya.com

Selain itu, melalui SDC akan terjalin keterpaduan antara industri dengan lembaga pendidikan dan pelatihan yang disesuaikan dengan kebutuhan dunia industri. Ade mengakui, persoalan yang terjadi saat ini, masih ada perbedaan instrumen antara industri dengan tenaga kerja.

“SDC harus dapat menjadi ujung tombak dalam meningkatkan partisipasi angkatan kerja karena SDC dirancang dapat melaksanakan lima fungsi, yakni pelatihan, pemagangan, uji kompetensi, sertifikasi, dan penempatan angkatan kerja,” ujarnya.

Menurut Ade, Program SDC pernah diluncurkan Bappenas dan Kemenaker di Provinsi Banten dan beberapa daerah lainnya. Tapi belum berhasil.

“Dan beberapa waktu lalu saya diundang oleh pihak Bappenas dan Kemenaker ke Jakarta terkait program kerja Disnakertrans Jabar,” ujar Ade.

Di hadapan para pejabat Bappenas dan Kemenaker, ia memaparkan program inovasi dan kolaborasi SMART Nakertrans Jabar termasuk juga program SDC. Ia bersyukur mendapat sambutan dari kedua pihak tersebut.

“Karena Bappenas dan Kemenaker ternyata telah memiliki program SDC yang siap diluncurkan, bahkan anggarannyapun sudah disiapkan,” katanya.

Sebenarnya, menurut Ada, animo masyarakat untuk mengikuti pelatihan ketenakerjaan cukup tinggi. Namun, karena sistem rekuitmennya terbatas, setiap kali diselenggarakan pelatihan mungkin pesertanya hanya 20 orang.

“Disisi lain, ketika kita lakukan open recruitmen, ternyata dalam satu minggu pesertanya bisa mencapai 1.500 orang. Ini luar biasa. Apalagi kalau kita buka lebih lama lagi,” ujar dia.***

Editor: Ayi Kusmawan

Berita Terkait

Menghapus Jenuh Saat Mudik Lebaran, Daop 2 Bandung Sediakan Arena Bermain Anak
PT KAI Daop 2 Bandung Berangkatkan 17.893 Orang, Pucak Mudik Sudah Terlewati
Simak Nih, Pesan Bupati Bandung buat Warganya Yang Mudik Lebaran
Jangan Kirim Parsel ke Gubernur Jabar, Ini Alasannya
Sambut Idulfitri, Festival Dulag Istimewa Berlangsung di Gedung Pakuan
Raih Kemenangan Idul Fitri dengan Film-Film Terbaik dan Seru Hanya di RCTI!
BAZNAS Jabar Gelar Buka Bersama 150 Anak Yatim, Ramadan Jadi Lebih Istimewa
Dokumen Perizinan Eiger Camp Lengkap, KDB Hanya 2% dari Total Lahan yang Dikelola
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 30 Maret 2025 - 21:54 WIB

Menghapus Jenuh Saat Mudik Lebaran, Daop 2 Bandung Sediakan Arena Bermain Anak

Minggu, 30 Maret 2025 - 21:33 WIB

PT KAI Daop 2 Bandung Berangkatkan 17.893 Orang, Pucak Mudik Sudah Terlewati

Minggu, 30 Maret 2025 - 20:27 WIB

Simak Nih, Pesan Bupati Bandung buat Warganya Yang Mudik Lebaran

Minggu, 30 Maret 2025 - 20:17 WIB

Jangan Kirim Parsel ke Gubernur Jabar, Ini Alasannya

Minggu, 30 Maret 2025 - 20:11 WIB

Sambut Idulfitri, Festival Dulag Istimewa Berlangsung di Gedung Pakuan

Berita Terbaru

CATATAN

GEJOLAK KOREA SELATAN MK Tanpa ‘Dissenting Opinion’

Minggu, 6 Apr 2025 - 09:19 WIB