Pengiat Lingkungan Minta Pemkab Sumedang Serius Tangani Sampah di Depan Pasar Parakanmuncang yang Telah Mengeluarkan Aroma tak Sedap

Selasa, 10 Mei 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tumpukan sampah di depan Pasar Parakanmuncang (Foto: Istimewa)

Tumpukan sampah di depan Pasar Parakanmuncang (Foto: Istimewa)

Sepekan pasca-Labaran, pasar berserakan dan mengeluarkan aroma tak sedap. Itu terlihat di depan pasar Parakanmuncang, Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.


DARA – Menurut pantauan, Selasa (10/5/2022), sampah yang menggunung di depan Pasar Parakanmuncang tersebut sangat mengganggu akses kendaraan yang lewat dan merusak pemandangan serta mengganggu lingkungan. Bahkan, volumenya terlihat lebih banyak dari hari biasanya.

Menanggapi hal itu, salah seorang pegiat lingkungan Cimanggung, Dekki Islanudin mengatakan, pihak pemerintah harus serius pecahkan solusi sampah ini.

“Harus ada kebijakan yang jelas dan tegas agar sampah di Pasar Parakanmuncang bisa diselesaikan,” kata Dekki.

Menurutnya, setelah sekian lama kerap menggunung, persoalan sampah di lokasi tersebut belum juga terselesaikan. Itu artinya, pihak Pemkab Sumedang belum serius menyelesaikan persoalan sampah pasar Parakanmuncang.

“Kalau serius dari dulu pasti sudah ada penyelesaian masalah, sudah ada solusi jalan keluar. Saya hanya pegiat lingkungan, soal penyelesaian sampah itu harus dilakukan semua pihak, termasuk masyarakat dan pemerintahan,” ujar Dekki.

Dekki juga mengatakan, dengan adanya kesadaran diri terhadap lingkungan, masyarakat bisa lebih peduli dengan tidak membuang sampah ke lokasi yang bukan peruntukannya. Walaupun itu tempat pembuangan sampah sementara (TPSS) sampah Pasar Parakanmuncang.

Jadi kata Dekki, hanya bisa manampung sampah-sampah pedagang dan area pasar, bukan semua warga bisa ke sana.

Dekki mengusulkan Pemkab Sumedang serius membuat kebijakan terhadap aturan dan penanganan sampah. Kemudian, harus didukung oleh kesadaran diri masyarakat mengenai lingkungan, sehingga bisa menyelesaikan persoalan sampah di Pasar Parakanmuncang.

“Adakan diskusi, duduk bersama, memecahkan masalah bersama, dapat solusi dan titik terang bersama-sama. Semua pihak hadir, pemerintah, masyarakat, tokoh dan pihak lain yang terlibat,” kata Dekki.

Dengan begitu, lanjut Dekki dapat saling tukar pikiran, banyak usulan masuk akal, otomatis pemecahan masalah bisa didapatkan. “Kalau saling tuduh gak akan pernah selesai,” ujarnya.

Editor: denkur | Wartawan: Trinata

Berita Terkait

Kang Demul Bakal Ngantor di Daerah, Ini Sebutan Kantor Gubernur Jabar di 5 Wilayah
DPRD Kabupaten Sukabumi Mengucapkan Selamat Idul Fitri 1446 H
Serahkan Zakat ke Baznas, Bupati Sukabumi Bilang Begini
H-3 Lebaran, Arus Mudik di Tol Cisundawu Ramai Lancar
Pantau Jalur Nagreg Bersama Wakapolri, Ali Syakieb Berpesan Begini buat Pemudik
Update Mudik Lebaran : Nagreg Masih Lancar, Lonjakan Arus Diprediksi Terjadi Sore Hari
Ramadan Penuh Makna: McDonald’s Indonesia Ajak Komunitas Pengemudi Ojek Online serta Anak Yatim Buka Puasa Bersama
PNM Berangkatkan Ratusan Peserta: Mudik Aman Sampai Tujuan BUMN 2025
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 30 Maret 2025 - 19:57 WIB

Kang Demul Bakal Ngantor di Daerah, Ini Sebutan Kantor Gubernur Jabar di 5 Wilayah

Minggu, 30 Maret 2025 - 19:30 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi Mengucapkan Selamat Idul Fitri 1446 H

Jumat, 28 Maret 2025 - 23:53 WIB

Serahkan Zakat ke Baznas, Bupati Sukabumi Bilang Begini

Jumat, 28 Maret 2025 - 23:46 WIB

H-3 Lebaran, Arus Mudik di Tol Cisundawu Ramai Lancar

Jumat, 28 Maret 2025 - 23:33 WIB

Pantau Jalur Nagreg Bersama Wakapolri, Ali Syakieb Berpesan Begini buat Pemudik

Berita Terbaru