Bupati Bandung Dadang Supriatna mengapresiasi kinerja Partai Nasdem Kabupaten Bandung yang terus membina kadernya secara berkelanjutan.
DARA – Menurutnya, itu penting karena kader-kader partai politik memerlukan edukasi dan pelatihan politik, agar di lapangan bisa melakukan langkah-langkah yang bisa menarik simpati masyarakat.
“Mudah-mudahan bisa terlaksana dan tercapai sesuai target nanti, dimana goalsetnya di 2024 harapannya kader bisa diterima oleh masyarakat Kabupaten Bandung,” ujar bupati saat menghadiri kaderisasi dan pendidikan politik Partai Nasdem di Hotel Sutanraja, Soreang, Selasa (19/10/2021).
Bupati mengatakan, dirinya akan terus memberi support kepada Partai Nasdem karena bagaimanapun, Partai Nasdem tidak bisa dipisahkan dari perjuangannya dalam Pilkada Kabupaten Bandung 2020. Namun, dalam kerjasama partai koalisi itu pembagian tuganya dilakukan secara proporsional ketika mengimplementasikan program kerja pemerintah.
“Jadi kerjasamanya itu bisa diimplementasikan dalam beberapa program, bisa dengan langkah-langkah langsung, karena jika sudah merupakan program, maka itu menjadi milik bersama tetapi kita tetap menerapkan strategi bagaimana kader kader ini bisa menerima program yang tentunya berpihak kepada mereka,” katanya.
Sementara itu, Ketua DPD Nasdem Kabupaten Bandung Agus Yasmin mengatakan, pihaknya menargetkan sembilan kursi untuk DPRD Kabupaten Bandung 2024. Target tersebut sangat realistis dengan melihat kursi yang dimiliki dan dengan potensi kader yang dimiliki saat ini.
“Dengan program yang telah kita susun, target yang masuk hitungan kami itu ya 9 kursi, itu angka yang sangat rasional dari perhitungan matematik partai kami,” ujar Agus Yasmin.
Saat ini, DPD Nasdem Kabupaten Bandung disebut-sebut menjadi yang terbaik di Jawa Barat, hal itu menurut Agus berkat kerja bareng semua kader, sehingga semua program dari DPP, semua langkah kaderisasi dan rekrutmen anggota berjalan baik, bahkan semua struktur partai sudah selesai sampai ke tingkat RW.
“Strateginya yaitu konsolidasi selesai, pembinaan kaderisasi yang 45 ribu terus dikembangkan, mereka dibina secara formal dan informal, semua punya peran dalam tingkatan masing-masing,” kata Agus Yasmin.
Sementara itu, Agus menerangkan syarat untuk kader yang ingin menjadi calon anggota legislatif pada Pileg mendatang. Katanya, setiap calon anggota dewan harus punya modal minimal 500 anggota ber-KTA Partai Nasdem. Itu baru dicatatkam sebagai calon, begitu dicatatkan ke daftar calon sementara (DCS), dia harus mempunyai 3000 anggota (KTA).
“Kan di Nasdem tanpa mahar, sehingga setiap calon harus punya kemampuan modal sosial yang cukup, memiliki basis masa yang kokoh yang dibuktikan dengan KTA, kan KTA ini sistemnya nasional, kinstituennya harus berhadapan langsung karena untuk mendapatkan KTA Nasdem tidak bisa dengan fotokopi KTP, tapi harus dengan scan,” ujarnya.
Ia pun mempersilahkan siapapun yang bisa memenuhi persyaratan tersebut untuk mencalonkan diri menjadi anggota legislatif.***
Editor: denkur