Fun Walk juga menyuarakan perang terhadap praktik ekonomi digital yang merugikan.
DARA | Pj Bupati Cirebon, bersama sejumlah pejabat penting memimpin acara Fun Walk yang digelar untuk mendeklarasikan komitmen pemberantasan investasi ilegal, pinjaman online (pinjol) ilegal, dan judi online di Cirebon.
Acara yang penuh semangat ini tidak hanya mengajak masyarakat untuk berolahraga bersama, tetapi juga untuk menyuarakan perang terhadap praktik ekonomi digital yang merugikan.
Dalam acara yang berlangsung meriah ini, turut hadir Kepala OJK Cirebon, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Cirebon, Pj Sekretaris Daerah Kota Cirebon, Asisten Daerah 2 Setda Kabupaten Kuningan, Kepala BPS Cirebon, Kepala Bea Cukai Cirebon, Kepala RRI Cirebon, Rektor Universitas Gunung Jati, serta pimpinan cabang Asosiasi Industri Keuangan.
Semua pihak bersatu dalam misi untuk menanggulangi ancaman investasi bodong, pinjaman online ilegal, dan perjudian yang semakin marak di dunia digital.
Masyarakat Diajarkan Waspada Terhadap Ancaman Ekonomi Digital
Pj Bupati Cirebon mengatakan acara ini lebih dari sekadar olahraga, melainkan juga bertujuan untuk menyadarkan masyarakat tentang bahaya dari praktik ilegal yang merusak kehidupan ekonomi mereka.
Menurutnya, fenomena investasi ilegal, pinjol, dan judi online telah menyebabkan kerugian besar bagi banyak orang dan harus dihentikan segera.
“Melalui acara ini, kami ingin menunjukkan bahwa bersama-sama kita bisa melawan ancaman ekonomi digital yang merugikan masyarakat. Kami berharap masyarakat semakin sadar untuk tidak terjebak dalam jebakan investasi bodong dan pinjol ilegal,” tutur Pj Bupati Cirebon.
Kolaborasi Antar Instansi untuk Mencegah Kerugian Masyarakat
Kegiatan ini juga menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, lembaga keuangan, dan pihak berwenang lainnya dalam menjaga stabilitas ekonomi dan mencegah kerugian akibat tindakan ilegal.
Kepala OJK Cirebon, dalam kesempatan yang sama, menekankan komitmennya untuk terus memantau dan memberi edukasi kepada masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh penawaran investasi yang tidak jelas.
“Upaya kami adalah untuk memberantas praktik-praktik yang merugikan masyarakat dan memperkuat pemahaman publik tentang cara berinvestasi yang aman dan sah,” ujar Kepala OJK Cirebon.
Acara Berlangsung Meriah dengan Peserta yang Antusias
Selain mendapatkan wawasan yang bermanfaat, peserta Fun Walk yang terdiri dari warga Cirebon dan sekitarnya, juga merasakan keseruan acara yang penuh semangat ini. Banyak yang menyambut antusias ajakan untuk lebih cermat dan hati-hati dalam bertransaksi di dunia digital.
“Ini adalah langkah penting untuk melindungi masyarakat dari risiko yang datang dari dunia maya, yang sering kali tidak terlihat. Kami berharap acara seperti ini dapat terus dilakukan dan memberikan dampak positif bagi masyarakat,” tutur Pj Sekretaris Daerah Kota Cirebon.
Harapan akan Dampak Positif yang Lebih Luas
Dengan semakin tingginya kesadaran akan bahaya ekonomi digital yang tidak bertanggung jawab, diharapkan acara ini dapat memperkuat perlindungan bagi masyarakat.
Langkah-langkah konkret dalam pemberantasan pinjol ilegal, judi online, dan investasi bodong diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang lebih aman dan stabil, baik dari sisi ekonomi maupun hukum.
Melalui acara ini, tidak hanya Cirebon, tetapi juga seluruh masyarakat Indonesia diingatkan akan pentingnya menjaga integritas dan kewaspadaan dalam beraktivitas di dunia digital.
Pihak berwenang berharap acara ini dapat menjadi langkah awal untuk menciptakan ekosistem digital yang lebih sehat dan menguntungkan bagi semua pihak.
Masyarakat Cirebon Kini Lebih Waspada
Dengan berakhirnya acara yang penuh makna ini, masyarakat Cirebon semakin sadar akan pentingnya untuk berhati-hati dalam berinvestasi, meminjam uang secara online, dan menghindari praktik judi online.
Berbagai instansi terkait pun berkomitmen untuk terus bekerja sama, menjaga stabilitas ekonomi, dan memastikan masyarakat terlindungi dari praktik-praktik ilegal di dunia digital.***
Editor: denkur