DARA | BANDUNG — Saat ini 40 kebudayaan asli Jawa Barat dinyatakan telah punah. Karena itu, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) daerah ini sedang merekontruksinya.
Untuk menghidupkan kembali budaya tersebut, kata Kepala Dispabarbud Jawa Barat, Agus E Hanifiah, pihjanya sedang merekontruksi semua kebudayaan yang punah tersebut. “Jadi kami akan membangunan pusat budaya yang memiliki fungsi untuk mendorong seni budaya yang punah agar bangkit kembali.”
Rekonstruksi dilakukan tim peniliti. “Saat ini kami memiliki program rekontruksinya bisa satu-dua. Itu karena bukan masalah uang ya. Tapi butuh waktunya yang lama. Dari mulai kita mempelajari lalu kita datang ke lokasi,” kata Agus, kepada wartawan, seusai bicara pada acara Jabar Punya Informasi (Japri), di Halaman Gedung Sate Bandung, kemarin.
Lebih lanjut, ia mengatakan selain rekontruksi Disparbud Jawa Barat juga memikiki program revitalisasi, yakni mengemas seni/budaya sesuai dengan perkembangan zaman tanpa menghilangkan nilai-nilai keasliannya.
Masih dalam upaya “menghidupkan kembali” serta mekestarikan kebudayaan daerah, Pemprov Jawa Barat juga berencana membangun pusat kebudayaan di 27 kabupaten/kota. Tahap awal, membangun pusat kebudayaan di Karangkamulyan Kabupaten Ciamis, Ranggawulung Kabupaten Subang, Kampung Pulo Kabupaten Garut, Rancakalong di Kabupaten Sumedang, dan di Kabupaten Bandung.***
Editor: Ayi Kusmawan