Puluhan Wartawan di Majalengka Siap Divaksin, Ini Jadwalnya

Selasa, 16 Maret 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua PWI Kabupaten Majalengka Jejep Falahul Alam

Ketua PWI Kabupaten Majalengka Jejep Falahul Alam

Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Majalengka memfasilitasi vaksinasi untuk para pemburu berita yang ada di kota berjuluk Exotic Sundaland ini.


DARA – Ketua PWI Kabupaten Majalengka Jejep Falahul Alam menuturkan, vaksinasi Covid-19 untuk insan pers Majalengka akan dilaksanakan di kantor Pengadilan Negeri Majalengka, Jalan KH Abdul Halim bersama elemen masyarakat lainnya, Rabu besok (17/3/2021).

“Teman-teman wartawan yang mau ikut vaksinasi sudah dilakukan penginputan data dan itu sudah jauh jauh hari di serahkan ke Dinas Kesehatan Majalengka,” katanya.

Dia menjelaskan, yang mengikuti vaksinasi ada sebanyak 37 wartawan terdiri dari media cetak, elektronik, online, radio.

Pihaknya sangat mendukung ketika insan pers menjadi skala prioritas di vaksinasi, guna memberi perlindungan saat melakukan peliputan di lapangan yang kerap berinteraksi dengan narasumber dan publik.

“Vaksinasi bagi pekerja media sangat penting, karena memiliki aktivitas yang tinggi dan bertemu dengan banyak orang. Tujuannya selain mendukung vaksinasi, sekaligus dalam rangka ikhtiar mencegah penyebaran covid-19 di Majalengka,” paparnya.

Pendaftaran dilakukan secara kolektif melalui PWI Majalengka. Namun, penerapan protokol kesehatan vaksinasi akan dilaksanakan secara ketat, termasuk nanti setelah divaksin, prokes tetap harus tetap dilaksanakan, jangan sampai kendor.

“Kemarin ada pejabat di Majalengka yang sudah divaksin dinyatakan positif Covid-19. Berkaca dari pengalaman itu, saya mengajak teman-teman wartawan jangan sampai mengundurkan diri, karena itu hanya sebagian kecil. Buktinya, hampir 90 persen yang sudah divaksin di Majalengka tidak terpapar,” ujarnya.

Plt Kepala Dinas Kesehatan, dr H Gandana Purwana menjelaskan, vaksinasi terhadap wartawan sangat penting karena menjadi salah satu pelayan publik yang bertugas menyampaikan informasi ke publik.

“Nantinya setiap wartawan akan memperoleh dua dosis vaksin. Penyuntikan vaksin merk sinovac dosis kedua akan
diberikan dua minggu ke depan. Untuk efek samping yang kebanyakan dirasakan setelah disuntik, yaitu lapar dan mengantuk, sedangkan yang merasakan demam, pusing tidak banyak,” jelasnya.

Menurutnya vaksin ini akan terbentuk antibodi secara sempurna setelah 28 hari. Ia mengingatkan bagi yang sudah divaksin harus tetap memperhatikan protokol kesehatan.

“Walaupun sudah divaksin, jangan abai dengan protokol kesehatan. Kami minta protokol kesehatan harus diterapkan,” ujarnya.***

Editor: denkur

Berita Terkait

Rusak Akibat Pergerakan Tanah, PU Sukabumi Perbaiki Jalan Cikaso-Ciguyang
Daftar Kloter Jemaah Haji Asal Garut Sudah Dirilis, Terbagi dalam Lima Kloter Pemberangkatan
Dukung Program Ketahanan Pangan, Pemkab Cirebon Panen Raya Jagung
Sukseskan Program Ketahanan Pangan. Kapolresta Cirebon Gelar Panen Raya Jagung
Pemkab Sukabumi Siap Sukseskan Program Tiga Juta Rumah Warga Berpenghasilan Rendah
Jelang Ramadan, Ketersediaan Bahan Pokok dan Harga di Cirebon Stabil
Jelang Ramadan, Polresta Cirebon Gencarkan Razia Miras
Polisi Gerebek Rumah Penimbun Solar Subsidi di Indramayu, Ribuan Liter Solar Diamankan!
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 26 Februari 2025 - 20:31 WIB

Rusak Akibat Pergerakan Tanah, PU Sukabumi Perbaiki Jalan Cikaso-Ciguyang

Rabu, 26 Februari 2025 - 18:19 WIB

Daftar Kloter Jemaah Haji Asal Garut Sudah Dirilis, Terbagi dalam Lima Kloter Pemberangkatan

Rabu, 26 Februari 2025 - 18:14 WIB

Dukung Program Ketahanan Pangan, Pemkab Cirebon Panen Raya Jagung

Rabu, 26 Februari 2025 - 18:09 WIB

Sukseskan Program Ketahanan Pangan. Kapolresta Cirebon Gelar Panen Raya Jagung

Rabu, 26 Februari 2025 - 17:52 WIB

Pemkab Sukabumi Siap Sukseskan Program Tiga Juta Rumah Warga Berpenghasilan Rendah

Berita Terbaru