Sungai Cirasea meluap hingga merendam ratusan rumah di enam desa. Jajaran kepolisian dan pemerintah setempat sigap turun tangan tangani para korban.
DARA – Sungai Cirasea berada di Kecamatan Ciparay Kabupaten Bandung, Jawa Barat.
Meluap setelah hujan deras yang cukup lama terjadi di sekitar Bandung, kemarin. Mengakibatkan air sungai Cirasea meluap dan merendam ratusan rumah di enak desa, yakni Desa Pakutandang, Desa Ciparay, Desa Magungharja, Desa Mekarsari, Desa Sumbersari dan Desa Ciheulang.
Peristiwa banjir itu terjadi pukul 20.00 WIB, Sabtu 23 April 2022 pasca jebolnya tanggul Sungai Cirasea di Kampung Sukahurip RT 03/RW 06, Desa Manggung Harja, Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung.
Jajaran Polsek Ciparay dan anggota TNI dari Koramil Ciparay serta unsur lainnya mengecek lokasi dan mendata rumah warga yang terendam.
Hingga berita ini ditayangkan, Minggu 24 April 2022 pukul 12.21 WIB, banjir sudah surut, tinggal upaya penanganan pasca banjir yang dilakukan jajaran kepolisian, koramil serta pemerintahan desa disana.
Kapolsek Ciparay, AKP Asep Dedi, mengatakan satu rumah duduk jendela milik Riyan (40) ambruk, yakni di Kampung Bugel RT 02/RW 01 Desa Pakutandang Kecamatan Ciparay.
Lalu, di Desa Pakutandang sedikitnya 130 KK terdampak banjir. Kemudian di Kampung Legok Ringgit RT 04/RW 04 Desa Ciparay, lebih kurang 40 KK yang tergenang banjir.
Di Kampung Sukahurip RT 03/RW 06 Desa Manggungharja lebih kurang 50 KK yang terdampak genangan air. Di Kampung Leuwi Jambu RT 05/RW 13 Desa Mekarsari lebih kurang 30 KK yang terdampak genangan Air.
Di Desa Sumbersari masih ada genangan air antara 15 sampai 20 cm, tepatnya di Perumahan Sesko dan di Desa Ciheulang hanya 15 rumah yang terdampak banjir.
AKP Asep Dedi menyebutkan, dari hasil pengecekan itu ada dua rumah yang mengalami rusak berat, yaitu Ani di Rt02/01 Desa Pakutandang RT 02/RW 01 dan milik Riyan Desa Pakutandang RT 02/RW 01 Kecamatan Ciparay.
“Setelah melakukan pengecekan dilanjutkan bhakti sosial membersihkan material lumpur dan penyerahan bantuan berupa beras, mie Instan, kopi dan uang yang langsung diserahkan kepada Ketua RW 01 Desa Pakutandang,” katanya.
Dikatakannya, karena adanya beberapa keluarga yang peralatan masak dan sembakonya terbawa arus air, Polsek Ciparay bersama Koramil Ciparay dibantu oleh aparat pemerintahan desa membangun dapur umum guna memenuhi kebutuhan masyarakat pada saat akan buka dan sahur.
Editor: denkur | Wartawan: Trinata