Ribuan Santri dan Ormas Islam Cianjur Kibarkan Bendera Tauhid

Jumat, 25 Oktober 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: dara.co.id/Purwanda

Foto: dara.co.id/Purwanda

Ribuan santri dan ormas Islam long march sambil mingibarkan ribuan bendera tauhid. Ini merupakan reaksi terhadap ulah oknum panitia HSN 2019 Kabupaten Cianjur.

 

 

DARA | CIANJUR – Ribuan santri dan ormas Islam di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat mengibarkan ribuan bendera tauhid di Alun-alun, Cianjur, Jumat (25/10/2019). Aksi itu sebagai protes atas insiden pelarangan pengibaran bendera tauhid saat peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2019, Selasa (22/10/2019).

Dengan membawa bendera tauhid berbagai ukuran, ribuan santri yang berasal Kabupaten Cianjur, Kabupaten/Kota Sukabumi, dan Kabupaten/Kota Bogor itu melakukan long march.Long march mereka mulai dari Tugu Lampu Gentur menuju Alun-alun Kabupaten Cianjur di bawah pengawalan ketat petugas kepolisian.

Dalam aksi bela tauhid itu, sejumlah tokoh santri dan ormas Islam berorasi. Mereka mengecam aksi pelarangan pengibaran bendera tauhid oleh panitia pada peringatan HSN di Kabupaten Cianjur. “Kita siap membela tauhid dan ini bukti kita. Siapapun yang melakukan penghinaan terhadap bendera tauhid akan berhadapan dengan kita,” kata salah seorang tokoh ormas Islam, Habib Hud Al Idrus, kepada wartawan, Jumat (25/10/2019).

Habid Hud menyayangkan, aksi yang dilakukan oknum panitia HSN yang melarang pengibaran bendera tauhid, hingga menimbulkan ketersinggungan bagi umat. Padahal, lanjut dia, berdasarkan hasil komunikasi dengan pemerintah daerah, tidak ada pelarangan pengibaran bendera tauhid.

“Ingat bendera tauhid adalah simbol perjuangan, kita harus selalu senantiasa menjaga dan menjungjungnya. Tidak ada larangan dari pemerintah, yang dilarang itu yang berlambang HTI,” ujarnya.

Habib Hud bersyukur ada kesepakatan pemerintah daerah tersebut. “Semoga ini menjadi awal, tidak ada lagi pelarangan ataupun perlakuan yang kurang berkenan terhadap bendera tauhid itu,” katanya.***

Wartawan: Purwanda | Editor: Ayi Kusmawan

Berita Terkait

Kang Demul Bakal Ngantor di Daerah, Ini Sebutan Kantor Gubernur Jabar di 5 Wilayah
DPRD Kabupaten Sukabumi Mengucapkan Selamat Idul Fitri 1446 H
Serahkan Zakat ke Baznas, Bupati Sukabumi Bilang Begini
H-3 Lebaran, Arus Mudik di Tol Cisundawu Ramai Lancar
Pantau Jalur Nagreg Bersama Wakapolri, Ali Syakieb Berpesan Begini buat Pemudik
Update Mudik Lebaran : Nagreg Masih Lancar, Lonjakan Arus Diprediksi Terjadi Sore Hari
Ramadan Penuh Makna: McDonald’s Indonesia Ajak Komunitas Pengemudi Ojek Online serta Anak Yatim Buka Puasa Bersama
PNM Berangkatkan Ratusan Peserta: Mudik Aman Sampai Tujuan BUMN 2025
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 30 Maret 2025 - 19:57 WIB

Kang Demul Bakal Ngantor di Daerah, Ini Sebutan Kantor Gubernur Jabar di 5 Wilayah

Minggu, 30 Maret 2025 - 19:30 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi Mengucapkan Selamat Idul Fitri 1446 H

Jumat, 28 Maret 2025 - 23:53 WIB

Serahkan Zakat ke Baznas, Bupati Sukabumi Bilang Begini

Jumat, 28 Maret 2025 - 23:46 WIB

H-3 Lebaran, Arus Mudik di Tol Cisundawu Ramai Lancar

Jumat, 28 Maret 2025 - 23:33 WIB

Pantau Jalur Nagreg Bersama Wakapolri, Ali Syakieb Berpesan Begini buat Pemudik

Berita Terbaru

CATATAN

GEJOLAK KOREA SELATAN MK Tanpa ‘Dissenting Opinion’

Minggu, 6 Apr 2025 - 09:19 WIB