DARA | JAKARTA – Kunjungan Prabowo ke Sleman, Yogyakarta, diwarnai kericuhan, Rabu (27/2/2019). Diduga dipicu oleh provokator, kata Jubir BPN, Ferdinand Hutahaea.
“Diduga ada pihak-pihak yang menyuruh, memberi perintah orang yang melakukan provokasi di acara tersebut hingga berujung kericuhan,” ujar Ferdinand serya meminta jajaran kepolisian mengusut tuntas kasus tersebut. Menurutnya kasus ini sudah pantas masuk ranah pidana karena telah memprovokasi yang mengakibatkan kericuhan dan perusakan.
Ferdinan juga meminta kepada Jokowi dan Ma’ruf Amin serta jajaran di Tim Kampanye Nasional agar mengingatkan pendukungnya supaya tak menggunakan cara-cara bar-bar dalam berdemokrasi. “Ini provokasi yang harusnya enggak terjadi karena memicu ketegangan dan konflik,” ujarnya.
Kericuhan terjadi dengan munculnya sekelompok orang memprotes kehadiran Prabowo untuk menyampaikan pidato kebangsaan. Dua orang yang belum diketahui identitasnya membawa spanduk Jokowi-Ma’ruf Amin di tengah massa pro Prabowo di luar Grand Pacific Hall.***
Editor: denkur