Sejarah Singkat Kereta Api Bandung-Ciwidey yang akan Diaktifkan Lagi

Minggu, 3 Maret 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Wikipedia

Foto: Wikipedia

Ada wacana jalur kereta api Bandung-Ciwidey akan diaktifkan lagi. Ini kilasan sejarah berdirinya jalur yang berada di Bandung selatan tersebut.

DARA | Pemprov Jabar selain sudah mengusulkan ke Dirjen Perkeretapian Kementrian Perhubungan untuk mengaktifkan kembali jalur tersebut, juga akan melakukan kajian pasar, sebagai persyaratan.

Sekedar menyegarkan kembali ingatan kita, jalur kereta Bandung-Ciwidey memang memiliki sejarah, sebab jalur itu dibuka sejak Belanda masih ada di tanah air.

Berikut kilasan sejarahnya, sebagaimana dikutip dara.co.id dari wikipedia, Minggu (3/3/2024):

Jalur kereta api Bandung–Ciwidey adalah jalur kereta api nonaktif di Jawa Barat, termasuk dalam Wilayah Aset II Bandung.

Jalur ini dibangun untuk mengangkut hasil bumi dari Bandung selatan ke Stasiun Bandung atau ke Batavia.

Karena Belanda mengincar produk-produk perkebunan dari wilayah Bandung Selatan, maka dibutuhkan suatu transportasi terpadu yang lebih murah dan cepat.

Dahulu, pengangkutan hasil-hasil kebun untuk dikirim ke berbagai jurusan dari wilayah ini harus menggunakan pedati dengan biaya sebesar 15 hingga 18 sen tiap ton.

Kelemahan pengangkutan dengan pedati adalah, akses menuju Kota Bandung sangat sukar mengingat jaraknya relatif jauh.

Oleh karena itu, Belanda memutuskan untuk membangun jalur kereta api dari Bandung menuju Ciwidey. Pembangunan lintas ini ditaksir menelan biaya sebesar ƒ1.776.000,00.

Jalur kereta apinya sendiri terdiri atas segmen Bandung–Kopo (Soreang) dilanjut menuju Ciwidey dan dibuatkan pula jalur cabang dari Dayeuhkolot menuju Majalaya.

Dalam verslag yang dibuat oleh Staatsspoorwegen, jalurnya sendiri dibuka untuk Bandung–Kopo (Soreang) dibuka pada tanggal 13 Februari 1921, dan Soreang–Ciwidey pada tanggal 17 Juni 1924.

Aslinya jalur kereta api ini tidak dimulai dari emplasemen Stasiun Cikudapateuh, tetapi pada petak jalan antara stasiun tersebut dengan Stasiun Kiaracondong. Di tengah petak ini terdapat Stasiun Cibangkonglor.

Ada beberapa catatan menarik dari jalur ini, yaitu terdapat percabangan dari Halte Cibangkong menuju Kompi Kavaleri dan pabrik senjata Karees, sedangkan dari Stasiun Cibangkonglor terdapat jalur menuju Depot Pertamina Bandung.

Sementara itu, perhitungan letak kilometer stasiun-stasiunnya bukan dari Stasiun Cikudapateuh, melainkan dari Stasiun Bandung.

Jalur kereta api dinonaktifkan pada tahun 1982 karena kalah bersaing dengan mobil pribadi dan angkutan umum. Walaupun Direktorat Jenderal Perkeretaapian sudah membuat masterplan reaktivasi, saat ini belum ada tanda-tanda jalur ini akan digusur dan dikerjakan.

Bangunan-bangunan stasiun masih ada, tetapi kondisinya ada yang terawat dan ada pula yang rusak. Asetnya dikuasai oleh PT Kereta Api Indonesia dan sebagian tanah bekas jalurnya sendiri sudah dibangun permukiman penduduk.

Selama beberapa waktu jalur ini hanya aktif di beberapa titik, seperti jalur menuju Kavaleri maupun jalur menuju Depot Pertamina. Sebagian rel digunakan hingga pertengahan 2000-an untuk mengangkut tank dari Pindad menuju Kavaleri maupun sebaliknya.

Editor: denkur

Berita Terkait

H-3 Lebaran, Arus Mudik di Tol Cisundawu Ramai Lancar
Pantau Jalur Nagreg Bersama Wakapolri, Ali Syakieb Berpesan Begini buat Pemudik
BAZNAS Jabar Gelar Buka Bersama 150 Anak Yatim, Ramadan Jadi Lebih Istimewa
Dokumen Perizinan Eiger Camp Lengkap, KDB Hanya 2% dari Total Lahan yang Dikelola
Update Mudik Lebaran : Nagreg Masih Lancar, Lonjakan Arus Diprediksi Terjadi Sore Hari
Cek Disini, Rekomendasi Jalur Alternatif Mudik Yang Aman Bencana di Kabupaten Bandung
Bupati Sukabumi Siap Berantas Premanisme
Jeje Ritchie Ismail Lepas Peserta Mudik Gratis, Wanti-wanti Pemudik Manfaatkan Waktu dengan Keluarga
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 28 Maret 2025 - 23:46 WIB

H-3 Lebaran, Arus Mudik di Tol Cisundawu Ramai Lancar

Jumat, 28 Maret 2025 - 23:33 WIB

Pantau Jalur Nagreg Bersama Wakapolri, Ali Syakieb Berpesan Begini buat Pemudik

Jumat, 28 Maret 2025 - 21:52 WIB

BAZNAS Jabar Gelar Buka Bersama 150 Anak Yatim, Ramadan Jadi Lebih Istimewa

Jumat, 28 Maret 2025 - 16:57 WIB

Dokumen Perizinan Eiger Camp Lengkap, KDB Hanya 2% dari Total Lahan yang Dikelola

Jumat, 28 Maret 2025 - 14:15 WIB

Update Mudik Lebaran : Nagreg Masih Lancar, Lonjakan Arus Diprediksi Terjadi Sore Hari

Berita Terbaru

Foto: Istimewa

JABAR

Serahkan Zakat ke Baznas, Bupati Sukabumi Bilang Begini

Jumat, 28 Mar 2025 - 23:53 WIB


Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, memenyaksian seorang pemudi yang tengah memeriksa Kesehatannya di Terminal Ciakar, Kabupaten Sumedang, Kamis (27/3/2025). (Foto: biro adpim jabar)

HEADLINE

H-3 Lebaran, Arus Mudik di Tol Cisundawu Ramai Lancar

Jumat, 28 Mar 2025 - 23:46 WIB