Siapkan Skema Pilkada di Jabar, Ridwan Kamil Ingin Kondusif Saat Pandemi Covid-19

Senin, 8 Juni 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi liputan6.com

Ilustrasi liputan6.com

“Saya mengharapkan bagaimana di delapan daerah yang akan menyelenggarakan pilkada ini, indeks demokrasinya tinggi. Tapi tetap dalam melaksanakan proses pilkada menerapkan protokol kesehatan,” kata Ridwan Kamil.


DARA | BANDUNG – Pilkada serentak di Provinsi Jawa Barat menjadi salah satu fokus Gubernur Jabar, Ridwan Kamil. Pasalnya, ia menginginkan pelaksanaan pesta demokrasi tersebut pada 23 Desember 2020 nanti bisa berjalan kondusif.

“Pilkada ini memang cukup menyita perhatian. Bukan semata karena nyoblosnya pada Desember tahun 2020 nanti, tapi proses yang harus dilakukannya sebelum pencoblosan seperti apa di tengah pandemi Covid-19 ini,” kata Ridwan Kamil saat jumpa pers di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Senin (8/6/2020).

Gubernur yang akrab disapa Emil itu menuturkan, pekan ini akan merapatkan hal tersebut dengan KPU Jabar, dan KPU kabupaten/kota, khususnya delapan daerah yang akan menyelenyenggarakan pilkada serentak.

“Saya mengharapkan bagaimana di delapan daerah yang akan menyelenggarakan pilkada ini, indeks demokrasinya tinggi. Tapi tetap dalam melaksanakan proses pilkada menerapkan protokol kesehatan,” tuturnya.

Dirinya menjelaskan, delapan daerah yang akan menyelenggarakan pilkada masuk pada level biru. Delapan kabupaten/kota yang akan melaksanakan pilkada yaitu Kabupaten Bandung, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Karawang, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Tasikmalaya, Kabupaten Pangandaran dan Kota Depok.

“Kita bisa mencari cara yang aman dalam berdemokrasi tapi memperhatikan prokol kesehatan,” kata Emil.***

 

Editor: Muhammad Zein

Berita Terkait

Presiden Prabowo Tegaskan Layanan Bank Emas Pegadaian dan Bank Syariah Indonesia Dukung Ketahanan Ekonomi Nasional
Pemerintah Percepat Program MBG, Dorong Peran Koperasi dan Industri Susu Lokal
Universitas Paramadina Gelar Presidential Lecture Bersama Susilo Bambang Yudhoyono
Presiden Prabowo Resmikan Pegadaian sebagai Bank Emas Pertama di Indonesia
Diduga Embat Dana Desa, Seorang Kuwu di Cirebon Dituntut Tujuh Tahun Penjara
Muhammadiyah Tetapkan Awal Ramadan Jatuh Hari Sabtu 1 Maret 2025
Tentukan Awal Ramadan, MUI Gelar Sidang Isbat Jumat 28 Februari 2025
Jelang Ramadan, Polresta Cirebon Gencarkan Razia Miras
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 27 Februari 2025 - 12:56 WIB

Presiden Prabowo Tegaskan Layanan Bank Emas Pegadaian dan Bank Syariah Indonesia Dukung Ketahanan Ekonomi Nasional

Kamis, 27 Februari 2025 - 12:52 WIB

Pemerintah Percepat Program MBG, Dorong Peran Koperasi dan Industri Susu Lokal

Kamis, 27 Februari 2025 - 12:45 WIB

Universitas Paramadina Gelar Presidential Lecture Bersama Susilo Bambang Yudhoyono

Kamis, 27 Februari 2025 - 12:40 WIB

Presiden Prabowo Resmikan Pegadaian sebagai Bank Emas Pertama di Indonesia

Rabu, 26 Februari 2025 - 19:36 WIB

Diduga Embat Dana Desa, Seorang Kuwu di Cirebon Dituntut Tujuh Tahun Penjara

Berita Terbaru