“Saya mengharapkan bagaimana di delapan daerah yang akan menyelenggarakan pilkada ini, indeks demokrasinya tinggi. Tapi tetap dalam melaksanakan proses pilkada menerapkan protokol kesehatan,” kata Ridwan Kamil.
DARA | BANDUNG – Pilkada serentak di Provinsi Jawa Barat menjadi salah satu fokus Gubernur Jabar, Ridwan Kamil. Pasalnya, ia menginginkan pelaksanaan pesta demokrasi tersebut pada 23 Desember 2020 nanti bisa berjalan kondusif.
“Pilkada ini memang cukup menyita perhatian. Bukan semata karena nyoblosnya pada Desember tahun 2020 nanti, tapi proses yang harus dilakukannya sebelum pencoblosan seperti apa di tengah pandemi Covid-19 ini,” kata Ridwan Kamil saat jumpa pers di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Senin (8/6/2020).
Gubernur yang akrab disapa Emil itu menuturkan, pekan ini akan merapatkan hal tersebut dengan KPU Jabar, dan KPU kabupaten/kota, khususnya delapan daerah yang akan menyelenyenggarakan pilkada serentak.
“Saya mengharapkan bagaimana di delapan daerah yang akan menyelenggarakan pilkada ini, indeks demokrasinya tinggi. Tapi tetap dalam melaksanakan proses pilkada menerapkan protokol kesehatan,” tuturnya.
Dirinya menjelaskan, delapan daerah yang akan menyelenggarakan pilkada masuk pada level biru. Delapan kabupaten/kota yang akan melaksanakan pilkada yaitu Kabupaten Bandung, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Karawang, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Tasikmalaya, Kabupaten Pangandaran dan Kota Depok.
“Kita bisa mencari cara yang aman dalam berdemokrasi tapi memperhatikan prokol kesehatan,” kata Emil.***
Editor: Muhammad Zein