Sinergitas dengan BPOM, Pemkab OKI Wujudkan Keamanan Pangan Terpadu

Sabtu, 12 Maret 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Istimewa

Foto: Istimewa

Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) berupaya mewujudkan keamanan pangan terpadu. Kerjasama dengan BPOM Palembang.


DARA – Selain itu juga mendukung program prioritas nasional Desa Pangan Aman/Pasar Aman Berbasis Komunitas/Panfan Jajanan Anak Usia Dini.

“Keamanan pangan merupakan tanggung jawab bersama, maka dari itu sinergitas menjadi kunci untuk mengoptimalkan program GERMAS SAPA di OKI,” ujar Bupati OKI melalui Asisten Bidang Pembangunan dan Perekonomian Setda OKI di ruang Rapat Bende Seguguk I, Kamis (10/3/2022).

Bagi Zulkarnain, dengan terjalinnya sinergitas ini akan terbentuk kader-kader keamanan pangan dan kemandirian masyarakat, sekolah dan pasar di Ogan Komering Ilir dalam rangka menerapkan keamanan pangan berbasis komunitas.

“Adanya program keamanan pangan terpadu ini dapat menjamin keamanan dan mutu pangan olahan yang beredar di masyarakat OKI,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Balai Besar POM Palembang, Drs. Zulkifli, Apt dalam paparannya menyampaikan terdapat tiga pilar keamanan pangan yaitu jaminan keamanan pangan dan mutu pangan oleh pelaku usaha pangan; memastikan keamanan pangan dan mutu pangan oleh Pemerintah terkait; dan hak untuk pangan yang berkualitas, aman dan bermutu.

“Pangan yang aman ialah pangan yang harus bebas dari bahaya biologis (mikroba), kimia dan fisik (benda asing),” ujar Zulkifli.

Zulkifli mengatakan saat ini memang seluruh anggaran dari BPOM, tapi untuk kedepannya diharapkan Pemda dan instansi terkait dapat mereplikasinya secara mandiri,” harapnya.

Setelah pertemuan hari ini akan ada beberapa tahapan lagi yang akan dilalui mulai dari bimbingan teknis, pembinaan untuk kader baik itu kader sekolah, pasar maupun di desa, sehingga pemberdayaan masyarakat atau di setiap komunitas tersebut, misalnya di sekolah, pasar atau di desa dapat terlaksana secara optimal.

Editor: denkur

 

Berita Terkait

Pisang dan Semangka Jadi Solusi Meningkatkan Ekonomi Sektor Sawit dengan Model Tumpang Sari
Marak Fenomena Resign Pasca Lebaran, Berikut Strategi Bagi Perusahaan untuk Menarik dan Mempertahankan Pekerja Terbaik
Pemerintah Percepat Program MBG, Dorong Peran Koperasi dan Industri Susu Lokal
Universitas Paramadina Gelar Presidential Lecture Bersama Susilo Bambang Yudhoyono
Koarmada RI Gelar Bakti Sosial dan Kesehatan di Muara Angke
Muhammadiyah Tetapkan Awal Ramadan Jatuh Hari Sabtu 1 Maret 2025
Tentukan Awal Ramadan, MUI Gelar Sidang Isbat Jumat 28 Februari 2025
Kasad Resmikan Plant 5B Extension PT Arwana Citramulia Tbk di Mojokerto
Berita ini 5 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 27 Februari 2025 - 16:21 WIB

Pisang dan Semangka Jadi Solusi Meningkatkan Ekonomi Sektor Sawit dengan Model Tumpang Sari

Kamis, 27 Februari 2025 - 16:12 WIB

Marak Fenomena Resign Pasca Lebaran, Berikut Strategi Bagi Perusahaan untuk Menarik dan Mempertahankan Pekerja Terbaik

Kamis, 27 Februari 2025 - 12:52 WIB

Pemerintah Percepat Program MBG, Dorong Peran Koperasi dan Industri Susu Lokal

Rabu, 26 Februari 2025 - 20:27 WIB

Koarmada RI Gelar Bakti Sosial dan Kesehatan di Muara Angke

Rabu, 26 Februari 2025 - 15:55 WIB

Muhammadiyah Tetapkan Awal Ramadan Jatuh Hari Sabtu 1 Maret 2025

Berita Terbaru