Soal Fasilitas Penanganan Pasien Covid di Bandung, Begini Temuan Anggota Dewan

Senin, 25 Januari 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: bandung.go.id

Foto: bandung.go.id

Wakil Ketua DPRD Kota Bandung Edwin Senjaya berharap adanya perhatian khusus terhadap fasilitas penanganan Covid-19 di Kota Bandung.


DARA – Terlebih adanya keluhan masyarakat mengenai kesulitan mendapatkan fasilitas kesehatan untuk melakukan isolasi mandiri.

“Ketersediaan fasilitas penanganan Covid-19 perlu mendapatkan perhatian, saya mendapatkan laporan dari warga yang kesulitan mendapat akses fasilitas kesehatan di rumah sakit,” ujarnya, saat dihubungi, Minggu (24/1/2021).

Namun begitu, pihaknya mengapresiasi akan adanya tambahan fasilitas kesehatan di Kota Bandung dari Secapa AD, yakni 180 tempat tidur. Apalagi, terdapat rencana untuk meningkatkan hingga 1.000 tempat tidur.

“Mudah-mudahan ini bisa membantu masyarakat, dan informasinya juga harus disebarluaskan, termasuk adanya rumah isolasi di tiap kewilayahan atau kecamatan,” ujarnya.

Pihaknya pun mendukung perpanjangan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) proporsional oleh Pemerintah Kota Bandung sebagai upaya menekan penyebaran virus corona baru.

Kebijakan ini sejalan dengan pemerintah pusat yang memperpanjang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) hingga 8 Februari mendatang.

“Diperpanjangnya PSBB proporsional ini, karena melihat kasus positif Covid-19 yang semakin meningkat di Kota Bandung,” ujarnya.

Dalam mengoptimalkan kebijakan tersebut, politisi Partai Golkar menilai perlu dilakukan pencegahan, pengendalian, dan pengawasan ditengah situasi pandemi sekarang ini. Seperti pembatasan aktivitas warga, penutupan ruas jalan, dan lainnya.

Selain itu, dia meminta agar sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat terkait protokol kesehatan intens dilakukan. Edwin pun mengimbau masyarakat untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan, yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, dan tidak berkerumun.

“Kepada masyarakat untuk tetap tenang dan tidak perlu panik berlebihan, tidak abai, serta disiplin protokol kesehatan. Mudah-mudahan peningkatan kasus Covid-19 bisa dicegah, dan kondisi kembali normal,” ujarnya.***

Editor: denkur

 

Berita Terkait

Presiden Prabowo Tegaskan Layanan Bank Emas Pegadaian dan Bank Syariah Indonesia Dukung Ketahanan Ekonomi Nasional
Pemerintah Percepat Program MBG, Dorong Peran Koperasi dan Industri Susu Lokal
Universitas Paramadina Gelar Presidential Lecture Bersama Susilo Bambang Yudhoyono
Presiden Prabowo Resmikan Pegadaian sebagai Bank Emas Pertama di Indonesia
Lokasi Mobil SIM Keliling di Kabupaten Bandung, Kamis 27 Februari 2025
Lokasi Mobil SIM Keliling di Kota Bandung, Kamis 27 Februari 2025
Diduga Embat Dana Desa, Seorang Kuwu di Cirebon Dituntut Tujuh Tahun Penjara
Muhammadiyah Tetapkan Awal Ramadan Jatuh Hari Sabtu 1 Maret 2025
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 27 Februari 2025 - 12:56 WIB

Presiden Prabowo Tegaskan Layanan Bank Emas Pegadaian dan Bank Syariah Indonesia Dukung Ketahanan Ekonomi Nasional

Kamis, 27 Februari 2025 - 12:52 WIB

Pemerintah Percepat Program MBG, Dorong Peran Koperasi dan Industri Susu Lokal

Kamis, 27 Februari 2025 - 12:40 WIB

Presiden Prabowo Resmikan Pegadaian sebagai Bank Emas Pertama di Indonesia

Kamis, 27 Februari 2025 - 06:35 WIB

Lokasi Mobil SIM Keliling di Kabupaten Bandung, Kamis 27 Februari 2025

Kamis, 27 Februari 2025 - 06:31 WIB

Lokasi Mobil SIM Keliling di Kota Bandung, Kamis 27 Februari 2025

Berita Terbaru