“Kami mengimbau pengguna jalan tetap menjalankan protokol kesehatan, yaitu memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir serta menghindari kerumunan,” ungkapnya.
DARA| BANDUNG- Puncak arus lalu lintas (lalin) libur Imlek 2021 diprediksi terjadi hari ini, Jumat (12/2/2021). Jasa Marga memprediksi jumlah kendaraan yang keluar dari Jabotabek pada hari ini sebanyak 167 ribu kendaraan akan melintasi 4 Gerbang Tol yaitu Cikupa, Ciawi, Cikampek Utama dan Kalihurip Utama.
Sementara prediksi puncak arus lalin kembali menuju Jabotabek terjadi pada hari Minggu, 14 Februari 2021 dengan total 560 ribu kendaraan.
“Diprediksi jumlah kendaraan yang keluar dari wilayah Jabotabek pada periode libur Tahun Baru Imlek, 11–14 Februari mencapai 593 ribu kendaraan, jumlah ini 5,6 persen lebih tinggi dibandingkan dengan arus lalin normal pada 2020,” ujar Operation and Maintenance Management Group Head Jasa Marga Atika Dara Prahita.
Atika menuturkan, guna mengantisipasi kepadatan pada libur Imlek, pihaknya menyiapkan langkah antisipasi untuk layanan transaksi, layanan lalu lintas, layanan konstruksi dan layanan tempat istirahat/rest area.
Khusus pada layanan di tempat istirahat, Jasa Marga mengoptimalkan layanan di berbagai fasilitas yang tersedia dengan penerapan physical distancing melalui pembatasan pengunjung dan kapasitas parkir maksimum 50 persen, sebagai pencegahan penyebaran Covid-19.
Kendati demikian, Corporate Communication and Community Development Group Head Jasa Marga Dwimawan Heru mengimbau, pengguna jalan untuk membatasi mobilisasi atau tetap berada di rumah. Hal ini penting guna menekan penyebaran penularan Covid-19.
“Kalaupun harus bepergian dengan menggunakan kendaraan, kami mengimbau pengguna jalan tetap menjalankan protokol kesehatan, yaitu memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir serta menghindari kerumunan,” ungkapnya.
Heru juga menyarankan pengguna jalan mengatur waktu perjalanan dengan baik. Hindari waktu-waktu yang diprediksi menjadi puncak arus lalu lintas, baik keluar meninggalkan Jakarta dan maupun saat kembali ke Jakarta.
Editor : Maji