Target Serapan Beras di Karawang Menurun

Kamis, 7 Februari 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Drara.co.id/Teguh

Foto: Drara.co.id/Teguh

DARA | KARAWANG – Target penyerapan beras di Kabupaten Karawang Jawa Barat tahun 2019 mengalami penurunan dibandingkan tahun 2018. Tahun 2018 target serapan beras 60 ribu ton dan hanya terealisasi 39 ribu ton. Sedangkan tahun 2019, target serapan beras dipatok 23 ribu ton.

Kepala Bulog Sub Drive Karawang-Bekasi, Bahtera Pinem, mengatakan penurunan target serapan beras karena stok beras di Kabupaten Karawang masih aman untuk setahun ke depan. Stok beras di daearh ini sekarang mencapai 60 ribu ton.

Menurut dia, stok beras tersebut dipergunakan untuk operasi pasar. Hinga saat ini, pihaknya belum melakukan operasi pasar karena harga beras di pasar masih stabil.

Ketersediaan beras di pasar-pasar di Kabupaten Karawang banyak dipasok dari daerah Jawa Tengah. Sedangkan di Karawang belum memasuki panen raya. “Adanya beras dari Jateng itu membuat harga stabil. Jadi kami belum melakukan operasi pasar.”

Bahtera menjelaskan, pantauan harga beras medium di di Kabupaten Karawang dijual Rp10 ribu hingga Rp10.200/kg . Sementara harga beras dari Jawa Tengah Rp9000.

Ia yakin, masuknya beras dari Jawa Tengah akan diikuti oleh harga beras medium dari Kabupaten Karawang. Guna menjamin kualitas beras yang tersimpan di gudang-gudang Bulog, pihaknya terus melakukan perawatan.

Jika stok beras untuk Kabupaten Karawang itu diminta oleh daerah lain, pihaknya akan memberikannya. “Selain perawatan, kita juga biasanya mengirim beras ke daerah lain yang mengalami kekurangan beras.”

Pihaknya akan menyisir ke semua wilayah di Kabupaten Karawang untuk memenuhi target serapan beras. “Kami optimis serapan beras di Karawang akan lebih maksimal dibandingkan tahun lalu,” katanya.***

Wartawan: Teguh Purwahandaka

Berita Terkait

Presiden Prabowo Tegaskan Layanan Bank Emas Pegadaian dan Bank Syariah Indonesia Dukung Ketahanan Ekonomi Nasional
Presiden Prabowo Resmikan Pegadaian sebagai Bank Emas Pertama di Indonesia
KAI Bersama UMKM Binaan Turut Serta dalam Program Pelatihan “UMKM Naik Kelas” untuk Wujudkan Ekonomi Mandiri dan Berkelanjutan
Pertamina Tegaskan Kualitas Pertamax Sesuai Spesifikasi
FIFGROUP Raih Penghargaan Indonesia Digital Sustainability Awards 2025
Apresiasi Agen Hebat, Pegadaian Gelar Agen Pegadaian Awards 2024 National
Tren Belanja Online 2024: 62% Gen Z Belanja via Live Shopping
Pertamax Turbo Dukung Sean Gelael di Ajang FIA WEC 2025: Perpaduan Kecepatan dan Keberlanjutan
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 27 Februari 2025 - 12:56 WIB

Presiden Prabowo Tegaskan Layanan Bank Emas Pegadaian dan Bank Syariah Indonesia Dukung Ketahanan Ekonomi Nasional

Kamis, 27 Februari 2025 - 12:40 WIB

Presiden Prabowo Resmikan Pegadaian sebagai Bank Emas Pertama di Indonesia

Kamis, 27 Februari 2025 - 12:36 WIB

KAI Bersama UMKM Binaan Turut Serta dalam Program Pelatihan “UMKM Naik Kelas” untuk Wujudkan Ekonomi Mandiri dan Berkelanjutan

Rabu, 26 Februari 2025 - 19:54 WIB

Pertamina Tegaskan Kualitas Pertamax Sesuai Spesifikasi

Kamis, 20 Februari 2025 - 09:40 WIB

FIFGROUP Raih Penghargaan Indonesia Digital Sustainability Awards 2025

Berita Terbaru