Terungkap, Ada Sosok Fiktip dalam Kasus Pembunuhan Berantai Itu

Rabu, 25 Januari 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tersangka Wowon alias Aki pelaku pembunuhan berantai di Bekasi dan Cianjur. (Foto: PMJ News/Istimewa)

Tersangka Wowon alias Aki pelaku pembunuhan berantai di Bekasi dan Cianjur. (Foto: PMJ News/Istimewa)

Kasus pembunuhan berantai terus diusut. Terungkap ada sosok fiktip diantara tiga tersangka. Begini penjelasan polisi.


DARA | Sebelumnya terungkap tiga pelaku kasus pembunuhan berantai yang terjadi di Bekasi dan Cianjur dan menewaskan sembilan orang ini adalah yakni Wowon alias Aki, Solihin alias Duloh dan Dede Solehudin.

Lantas siapakah sosok fiktip tersebut? Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Hengki Haryadi mengatakan, sosok fiktif tersebut adalah Wowon yang ganti nama sebagai Aki Banyu.

“Ternyata tersangka Wowon ini berperan sebagai Aki Banyu, ini adalah figur fiktif,” ujar Kombes Hengki, seperti dikutip dari PMJNews, Rabu (25/1/2023).

Wowon ini memiliki kemampuan mengubah suara menjadi suara lain, sehingga Duloh dan Dede yang berkomunikasi melalui telepon tidak mengetahui bahwa Aki Banyu merupakan Wowon.

Wowon diketahui juga berprofesi sebagai dalang ternyata memiliki peran sentral dalam serangkaian pembunuhan yang dilakukan di Bekasi hingga Cianjur, dengan menjadi Aki Banyu.

“Aki Banyu ini yang menyuruh (melakukan) pembunuhan,” kata Kombes Hengki. Namun, belum bisa menjelaskan dan memastikan sejak kapan Wowon berprofesi sebagai dalang, termasuk penggunaan nama Aki Banyu saat menikahi 6 orang istri lantaran pihaknya masih melakukan pendalaman.

Editor: denkur

Berita Terkait

Breaking News, Sidang Isbat: Awal Ramadan 1446 H Jatuh Hari Sabtu 1 Maret 2025
Observatorium Bosscha ITB Pantau Hilal Awal Ramadan 1446 H
Presiden Prabowo Tegaskan Layanan Bank Emas Pegadaian dan Bank Syariah Indonesia Dukung Ketahanan Ekonomi Nasional
Pemerintah Percepat Program MBG, Dorong Peran Koperasi dan Industri Susu Lokal
Universitas Paramadina Gelar Presidential Lecture Bersama Susilo Bambang Yudhoyono
Presiden Prabowo Resmikan Pegadaian sebagai Bank Emas Pertama di Indonesia
Diduga Embat Dana Desa, Seorang Kuwu di Cirebon Dituntut Tujuh Tahun Penjara
Muhammadiyah Tetapkan Awal Ramadan Jatuh Hari Sabtu 1 Maret 2025
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 28 Februari 2025 - 19:55 WIB

Breaking News, Sidang Isbat: Awal Ramadan 1446 H Jatuh Hari Sabtu 1 Maret 2025

Jumat, 28 Februari 2025 - 16:38 WIB

Observatorium Bosscha ITB Pantau Hilal Awal Ramadan 1446 H

Kamis, 27 Februari 2025 - 12:56 WIB

Presiden Prabowo Tegaskan Layanan Bank Emas Pegadaian dan Bank Syariah Indonesia Dukung Ketahanan Ekonomi Nasional

Kamis, 27 Februari 2025 - 12:52 WIB

Pemerintah Percepat Program MBG, Dorong Peran Koperasi dan Industri Susu Lokal

Kamis, 27 Februari 2025 - 12:45 WIB

Universitas Paramadina Gelar Presidential Lecture Bersama Susilo Bambang Yudhoyono

Berita Terbaru

Foto: Istimewa

JABAR

Pemkab Sukabumi Sambut Ramadan 1446 H

Jumat, 28 Feb 2025 - 20:01 WIB

Foto: Istimewa

BANDUNG UPDATE

Observatorium Bosscha ITB Pantau Hilal Awal Ramadan 1446 H

Jumat, 28 Feb 2025 - 16:38 WIB

Ilustrasi (Foto: NU Online)

HIKMAH

Doa Mengawali Bulan Ramadhan

Jumat, 28 Feb 2025 - 16:32 WIB