Upahnya tak Dibayar, Tujuh Warga Bandung Barat Terdampar di Kaltim

Rabu, 25 Oktober 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menyedihkan, tujuh warga Bandung Barat saat ini tertahan di Tenggarong, Kutai, Kalimantan Timur (Kaltim).

DARA | Mereka tidak bisa pulang ke kampung halamannya di Kampung Hegarmanah, Desa Cicangkang Girang, Kecamatan Sindangkerta, KBB lantaran tidak punya uang.

Padahal, kedatangan mereka ke Kaltim bekerja di sebuah proyek pembangunan milik pemerintah.

Deni Rypan, salah seorang dari tujuh warga itu melaporkan ke Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi KBB bahwa mereka tidak dibayar selama bekerja di sana.

Dalam laporan melalui sebuah tayangan video, Deni menceritakan kronologis ia bersama temannya hingga terdampar di Kutai.

“Mereka itu melaporkan kepada kita pada tanggal 25 Oktober 2023 bahwa pertama diajak kerja di proyek di Kalimantan oleh teman sekampungnya. Mereka diiming-imingi kasbon antara Rp500 ribu, sampai Rp2 juta, sebelum berangkat ke Kaltim,” kata Kepala Bidang Pelatihan Produktivitas Penempatan Tenaga Kerja dan Transmigrasi KBB, Dewi Andhani, Rabu (25/10/2023).

Ia bersama temannya diminta untuk mengirimkan data-data mereka melalui pesan WhatsApp.

Tak berselang lama, hanya dalam hitungan setengah hari teman Deni mengabarkan kalau tiket untuk keberangkatan mereka sudah tersedia.

Kemudian mereka secara lisan melakukan perjanjian, siap berangkat asalkan diberikan kasbon itu. Permintaan merekapun disanggupi, dengan catatan akan diberikan apabila sudah berada di lokasi.

Akhirnya kata Dewi, mereka berangkat karena tiket pesawat sudah ada dan jadwal keberangkatan juga sudah siap.

Saat tiba di lokasi, mereka dicek kesehatan dan diarahkan untuk pekerjaan di esok harinya.

Deni dan teman-temannya, menanyakan masalah kasbon yang dijanjikan itu.

“Dan jawabannya nanti setelah kerja 3 hari baru ada kasbon. Setelah 3 hari kerja, mereka menanyakan lagi dan dijanjikan dua minggu setelah kerja,” tutur Dewi menceritakan kembali keluhan Deni dan kawan-kawan.

Namun hasilnya masih nol besar. Kasbon yang mereka janjikan, tidak kunjung terpenuhi. Bahkan gaji merekapun belum juga dibayarkan.

Kata Deni, sambung Dewi setelah 20 hari kerja juga, masih belum ada kejelasan. Malah saling lempar antara wakil mandor, mandor dan kantornya.

Mereka terus mendesak pihak mandor perusahaan agar haknya dipenuhi.

Mirisnya, alih-alin dibayarkan haknya, ternyata kurang lebih 50% proyek yang sudah di kerjakan uangnya sudah diambil mandor.

“Makanya mereka bantuan, untuk pulang ke kampung halamannya,” ujar Dewi.

Menurutnya, saat ini Disnaker KBB tengah melakukan koordinasi dengan pihak korban.

“Kita sedang koordinasi sama mereka,” katanya.

Editor: denkur | Keterangan gambar: cuplilam video warga KBB yang terdampar di Kutai Kaltim (Foto: Ist)

Berita Terkait

Menghapus Jenuh Saat Mudik Lebaran, Daop 2 Bandung Sediakan Arena Bermain Anak
PT KAI Daop 2 Bandung Berangkatkan 17.893 Orang, Pucak Mudik Sudah Terlewati
Simak Nih, Pesan Bupati Bandung buat Warganya Yang Mudik Lebaran
Jangan Kirim Parsel ke Gubernur Jabar, Ini Alasannya
Sambut Idulfitri, Festival Dulag Istimewa Berlangsung di Gedung Pakuan
Raih Kemenangan Idul Fitri dengan Film-Film Terbaik dan Seru Hanya di RCTI!
BAZNAS Jabar Gelar Buka Bersama 150 Anak Yatim, Ramadan Jadi Lebih Istimewa
Dokumen Perizinan Eiger Camp Lengkap, KDB Hanya 2% dari Total Lahan yang Dikelola
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 30 Maret 2025 - 21:54 WIB

Menghapus Jenuh Saat Mudik Lebaran, Daop 2 Bandung Sediakan Arena Bermain Anak

Minggu, 30 Maret 2025 - 21:33 WIB

PT KAI Daop 2 Bandung Berangkatkan 17.893 Orang, Pucak Mudik Sudah Terlewati

Minggu, 30 Maret 2025 - 20:27 WIB

Simak Nih, Pesan Bupati Bandung buat Warganya Yang Mudik Lebaran

Minggu, 30 Maret 2025 - 20:17 WIB

Jangan Kirim Parsel ke Gubernur Jabar, Ini Alasannya

Minggu, 30 Maret 2025 - 20:11 WIB

Sambut Idulfitri, Festival Dulag Istimewa Berlangsung di Gedung Pakuan

Berita Terbaru