“Kalau vaksinnya ada dan masif dilakukan, kami yakin Desember ini 100 persen target tercapai. Insya Allah pandemi selesai namun tetap harus disiplin prokes (protokol kesehatan),” tuturnya.
DARA – Dalam rangka peringatan Hari Jadi ke-211 Kota Bandung, Pemerintah Kota Bandung bersama Ikatan Dokter Indonesia cabang Kota Bandung menggelar vaksinasi bagi remaja dan tenaga kesehatan.
Pada hari pertama, sebanyak 2.000 dosis vaksin sinovac akan disuntikkan kepada remaja usia 12-17 tahun. Kegiatan ini pun ditinjau langsung oleh Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana.
“Ikhtiar Kota Bandung untuk menyelesaikan pandemi Covid-19 salah satunya melalui percepatan vaksinasi,” ungkap Yana di sela-sela peninjauan di Taman Dewi Sartika, Sabtu (25/9/2021).
Dia menuturkan, hingga 24 September 2021, Kota Bandung sudah menyelesaikan vaksinasi dosis pertama kepada lebih dari 1.530.000 orang atau 81 persen dari target. Sementara untuk dosis kedua telah mencapai angka 53 persen atau 1,1 juta orang.
“Kalau vaksinnya ada dan masif dilakukan, kami yakin Desember ini 100 persen target tercapai. Insya Allah pandemi selesai namun tetap harus disiplin prokes (protokol kesehatan),” tuturnya.
Sementara itu, Ketua IDI Cabang Kota Bandung Dadan Gardea mengungkapkan, fokus sasaran vaksinasi sengaja diberikan kepada remaja untuk mengantisipasi adanya klaster sektor pendidikan.
“Sasaran pertama pelajar karena PTMT (pembelajaran tatap muka terbatas) sudah dimulai. Dinkes (Dinas Kesehatan) menyebutkan capaian untuk remaja masih jauh dari target,” bebernya.
Dadan mengungkap, sasaran lain pihaknya yaitu booster atau vaksinasi ketiga bagi tenaga kesehatan. 500 orang akan mendapat vaksin moderna.
“Itu ada dokter, perawat, dan penunjang tenaga kesehatan lainnya,” pungkasnya.
Editor : Maji