Viral Video Preman Ancam Warga dengan Senjata Api dan Senjata Tajam

Rabu, 19 Mei 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

“Pelaku sudah diamankan, baru satu orang yang menodongkan pisau. Untuk pelaku yang membawa dan menodongkan pistol masih dalam pengejaran,” ujar Rifai.


DARA|CIANJUR– Viral video sejumlah preman melakukan pengancaman dengan menodongkan senjata api dan senjata tajam di sejumlah lini massa.

Diketahui video berdurasi 2.48 menit itu terjadi di wilayah Kecamatan Cijati, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, dalam video itu tampak sejumlah preman mengancam beberapa orang dengan menodongkan senjata api dan senjata tajam.

Salah seorang pelaku yang mengenakan jaket salah satu organisasi masyarakat (Ormas) itu mengeluarkan pisau dan memiting korban, seraya mengancam dengan pisau di leher korban.

Pada detik 40, pelaku menyebutkan jika rekannya merupakan buser atau anggota kepolisian sambil menyuruh rekannya tersebut mengeluarkan pistol.

Terlihat jika rekan dari pelaku mengeluarkan sepucuk pistol dan ditodongkan pada wajah korban lainnya.

Bahkan pelaku meminta rekannya itu untuk menembak dan melubangi kepala korban.

Sia apal teu saha eta? Bisi hayang nyaho polisi nu kieu teh lain nanaon. Buser kitu oge. Bolongan kagok pak huluna. (Kamu tahu siapa itu? Polisi kalau mau tau dia itu, bukan sembarangan. Lubang tanggung pak kepalanya),” ujar pelaku dalam video tersebut.

Para pelaku yang diduga berjumlah beberapa orang juga mengaku sudah mengantongi izin untuk melakukan sweeping dan pengancaman tersebut.

Jadi kikieuan teh geus ngantongi izin, jeung aparat didieu na oge. (Jadi beginian kita sudah mengantongi izin. Dengan aparat disininya juga),” sambung pelaku.

Kapolres Cianjur AKBP Mochamad Rifai, mengatakan polisi sudah menangkap salah seorang pelaku aksi penodongan tersebut. Pelaku lainnya, terutama yang membawa pistol masih dalam pengejaran.

“Pelaku sudah diamankan, baru satu orang yang menodongkan pisau. Untuk pelaku yang membawa dan menodongkan pistol masih dalam pengejaran,” ujar Rifai, Rabu (19/5/2021).

Rifai mengaku belum bisa memastikan pistol yang digunakan pelaku merupakan asli atau hanya mainan. “Kita masih dalami, kita akan tangkap pelakunya supaya mengetahui pistol yang digunakan asli atau mainan,” ucapnya.

Rifai menegaskan jika pelaku yang sempat menodongkan senjata api bukan anggota Polri.

“Namun dipastikan jika orang tersebut bukan anggota polisi,” tegasnya.

Menurutnya motif para pelaku juga masih didalami. Namun dugaan sementara berkaitan dengan beroperasinya travel gelap. “Dugaan sementara terkait travel gelap, tapi pastinya masih kita dalami,” tandasnya.

 

Editor : Maji

Berita Terkait

Presiden Prabowo Tegaskan Layanan Bank Emas Pegadaian dan Bank Syariah Indonesia Dukung Ketahanan Ekonomi Nasional
Pemerintah Percepat Program MBG, Dorong Peran Koperasi dan Industri Susu Lokal
Universitas Paramadina Gelar Presidential Lecture Bersama Susilo Bambang Yudhoyono
Presiden Prabowo Resmikan Pegadaian sebagai Bank Emas Pertama di Indonesia
Diduga Embat Dana Desa, Seorang Kuwu di Cirebon Dituntut Tujuh Tahun Penjara
Muhammadiyah Tetapkan Awal Ramadan Jatuh Hari Sabtu 1 Maret 2025
Tentukan Awal Ramadan, MUI Gelar Sidang Isbat Jumat 28 Februari 2025
Jelang Ramadan, Polresta Cirebon Gencarkan Razia Miras
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 27 Februari 2025 - 12:56 WIB

Presiden Prabowo Tegaskan Layanan Bank Emas Pegadaian dan Bank Syariah Indonesia Dukung Ketahanan Ekonomi Nasional

Kamis, 27 Februari 2025 - 12:52 WIB

Pemerintah Percepat Program MBG, Dorong Peran Koperasi dan Industri Susu Lokal

Kamis, 27 Februari 2025 - 12:40 WIB

Presiden Prabowo Resmikan Pegadaian sebagai Bank Emas Pertama di Indonesia

Rabu, 26 Februari 2025 - 19:36 WIB

Diduga Embat Dana Desa, Seorang Kuwu di Cirebon Dituntut Tujuh Tahun Penjara

Rabu, 26 Februari 2025 - 15:55 WIB

Muhammadiyah Tetapkan Awal Ramadan Jatuh Hari Sabtu 1 Maret 2025

Berita Terbaru