Wabah virus corona makin meluas. Pemerintah buat edaran meliburkan sekolah dan menghentikan sementara aktifitas di segala sendi kehidupan serta menyetop beberapa kegiatan yang mengundang keramaian massa. Ini kabar dari Cimahi.
DARA | BANDUNG – Antrian di ruangan Samsat Kota Cimahi terlihat seperti hari-hari biasa. Masyarakat masih banyak yang datang untuk mengurus surat-surat kendaraan.
Antisipasi virus corona dilakukan pihak Kantor Samsat dan Dispenda Kota Cimahi dengan menambah kursi tempat duduk bagi para wajib pajak, sehingga tidak terjadi penumpukan orang dalam ruangan.
Situasi berbeda terlihat di ruang pelayanan pembuatan SIM. Pantauan dara.co.id, di ruangan ini terlihat sepi. Menurut Kabaur Aiptu Tatang, dampak wabah corona menyebabkan berkurangnya pemohon.
“Biasanya setiap pagi ruangan dipenuhi warga. Berjubel di setiap loket, baik loket pendaftaran mau pun tempat pemotretan,” ujarnya, Rabu (18/3/2020).
Cegah virus corona, kata Aiptu Tatang, di setiap loket disediakan sabun pencuci tangan.
Sementara itu, Pengadilan Agama Cimahi meski heboh soal virus corona, namun kantor masih buka.
Sekretaris Pengadilan Agama, Ita Sasmita saat ditemui di kantornya mengatakan, pihaknya masih menunggu dari kantor pusat untuk menutup sementara atas pelayanan ini.
Bentuk antisipasi terkait wabah corona pihaknya menerapkan jarak pelayanan dengan cara menyekat tempat duduk pengunjung satu dengan pengunjung lainnya dan disimpan pembersih tangan di setiap sudut ruangan.
Permohonan dari masyarakat yang ingin mengajukan perceraian masih di dominasi oleh kaum istri. Permasalahan faktor ekonomi masih sangat tinggi.***
Editor: denkur