Sebanyak 16 tenaga kesehatan di Puskesmas Cibinong, Kabupaten Cianjur Jawa Barat terkonfirmasi positif Covid-19 berdasarkan hasil tes PCR. Diduga belasan tenaga kesehatan itu terpapar dari pasien.
DARA – Petugas Kesehatan Puskesmas Cibinong, dr Rahardian mengungkapkan terungkapnya belasan tenaga kesehatan yang terkonfirmasi positif Covid-19 itu setelah dilakukan tes PCR rutin terhadap 43 tenaga kesehatan di puskesmas setempat.
Rahardian menyebutkan, pihaknya memaksimalkan upaya deteksi dini (Testing), penelusuran kontak erat (Tracing), dan perawatan pasien (Treaen) untuk mengetahui penyebab terpaparnya belasan tenaga kesehatan itu.
“Benar dari 43 Tenaga Kesehatan yang dilakukan tes PCR yang rutin dilakukan puskesmas, didapatkan hasil sebanyak 16 tenaga kesehatan positif Covid-19. Sementara, kami menduga terpapar dari pasien,” kata Rahardian, kepada wartawan, Jumat (11/6/2021).
Rahardian mengungkapkan, sebanyak 16 tenaga kesehatan itu kini tengah menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing. Meskipun, terpapar belasan tenaga kesehatan itu tidak mengalami gejala sehingga tidak perlu dilakukan penanganan medis lanjutan.
“Mereka sudah tiga hari menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing dan kondisi mereka seluruhnya baik dan tidak mengalami gejala ataupun keluhan yang berarti,” jelasnya.
Untuk mencegah penyebaran dan penularan Covid-19, lanjut Rahardian, pelayanan di Puskesmas Cibinong sementara di tutup selama tiga hari kedepan.
“Pelayanan kesehatan di puskesmas untuk sementara ditutup hingga tiga hari kedepan. Selanjutnya, kami pastikan pelayanan akan kembali normal,” ujarnya.
Sementara itu, Juru Bicara Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Cianjur dr Yusman Faisal, mengatakan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Cianjur terus mengalami peningkatan.
“Jumlahnya terus meningkat, terutama usai perayaan libur lebaran, kemarin. Satgas maksimalkan 3T (Testing, Tracing, dan Treatmen). Hal ini juga dibarengi dengan tingkat kesembuhan yang juga tinggi,” jelas Yusman.
Disebutkan Yusman, pada priode 31 Mei 2021 hingga 6 Juni 2021 terdapat penambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 127 kasus.***
Editor: denkur