Wow, Pasca Terapkan Intervensi ke Pedagang, IPH KBB Terendah Kedua se-Indonesia

Senin, 5 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Indeks Perkembangan Harga (IPH) Kabupaten Bandung Barat (KBB), pekan ini minus 4,34 persen dan berada di urutan kedua terendah se-Indonesia.

DARA | Hal itu terungkap saat rapat koordinasi (rakor) para kepala daerah, lewat zoom dengan Kemendagri.

“Alhamdulillah kita nomor dua terendah, minus 4,34 persen,” kata Penjabat (Pj) Bupati Bandung Barat, Arsan Latif di Padalarang, Senin (5/2/2024).

Komoditas penyumbang IPH KBB bisa minus tersebut, salah satunya pada harga beras. Intervensi yang dilakukan Pemkab Bandung Barat, dengan memberikan subsidi harga beras melalui para pedagangnya.

Seperti diketahui harga beras dalam sepekan kemarin di sejumlah pasar KBB mengalami lonjakan yang cukup tinggi.

Harga beras kualitas medium yang biasa dijual pedagang Rp11.000, naik menjadi Rp12.500-Rp13.500/ kg. Pemkab Bandung Barat mensubsidi harga beras tersebut ke pedagang, untuk dijual Rp10.900/ kg.

Terpisah, Kepala Disperindag KBB, Ricky Riyadi membeberkan ketika mendapat keluhan dari pedagang bahwa harga beras naik, dirinya diminta Penjabat Bupati untuk langsung intervensi operasi pasar kepada pedagang.

“Alhamdulillah kemarin lancar dengan Bulog, sehingga kemarin turun 20 ton per Minggu,” ujar Ricky.

Ia menegaskan untuk mengatasi prosentase IPH tinggi, ternyata paling efektif dengan pola mensubsidi ke pedagang, ketimbang operasi pasar ke masyarakat langsung.

Pengalaman tahun 2023, intervensi yang dilakukan Pemkab Bandung Barat melalui operasi ke masyarakat langsung, kurang efektif.

Pada saat itu, operasi pasar langsung ke masyarakat hingga 220 ton per-dapil. Tetapi harga beras malah naik, bukannya turun.

“Setelah beliau (Pj Bupati Bandung Barat) ngasih masukan tolong intervensinya langsung ke pedagang. Alhamdulillah sangat efektif, salah satu parameternya IPH sekarang jadi minus,” jelasnya.

KBB bisa berhasil mengatasi inflasi tinggi inipun, tidak terlepas bangunan sinergitas dengan Bulog.

Selama ini, ia mengatakan merasa sangat terbantu oleh Bulog dalam mengatasi persoalan lonjakan harga kebutuhan pokok tersebut.

Bulog mensupport ketersediaan beras sehingga intervensi yang dilakukan Pemkab Bandung Barat relatif lancar.

Ia juga mengatakan, jika Pj Bupati Bandung Barat sangat konsen terhadap pengendalian harga kebutuhan pokok. Selain beras, pihaknya juga sempat melakukan intervensi terhadap harga cabai yang sempat meroket.

“Terus terang Pak Pj sangat memperhatikan inflasi dan IPH. Tiap hari Senin hadir terus memonitor (rakor) dan menugaskan saya, saat ada gejala naik, langsung intervensi,” papar Ricky.

Menurut Ricky, strategi Pemkab Bandung Barat melakukan intervensi kepada pedagang ternyata menaruh perhatian banyak pihak.

Dinas Disperindag Provinsi Jabar , datang ke Pemkab Bandung Barat untuk mencari informasi tentang strategi pengendalian IPH.

“Baru Bandung Barat saja yang bisa melaksanakan itu. Kalau Indah propinsi dan kabupaten/kota lain, rata-rata hanya operasi pasar bukan ke pedagang intervensinya tetapi ke masyarakat,” ujarnya.

Editor: denkur | Keterangan gambar: Pj Bupati Bandung Barat Arsan Latif didampingi Kadisperindag KBB Ricky Riyadi saat memantau harga beras di Pasar Tradisional (Foto: Bag. Prokopim)

Berita Terkait

Alhamdulillah, Aan Nurhayati Terpilih Jadi Ketua Kwarran Gerakan Pramuka Cikalongwetan
PT Jasa Sarana dan Baznas Jabar Gelar Program Makan Bergizi Gratis serta Edukasi Kebencanaan di MTs Al-Faqihiyah, Kabupaten Bandung
Lokasi Mobil SIM Keliling di Kabupaten Bandung, Sabtu 22 Februari 2025
Lokasi Mobil SIM Keliling di Kota Bandung, Sabtu 22 Februari 2025
Begini Ajakan Bupati Bandung Dadang Supriatna buat Sahrul Gunawan dan Gun Gun Gunawan
Hari Bahasa Ibu Internasional, Ketua IGI Kabupaten Bandung Ajak Semua Pihak Menguatkan Keanekaragaman Bahasa Menyongsong Indonesia Emas 2045
Syukuran Pilkada 2024 Sukses Tanpa Ekses Dinas PUTR Santuni Anak Yatim Yayasan Nurul Falaah Soreang
Lokasi Mobil SIM Keliling di Kabupaten Bandung, Jumat 21 Februari 2025
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 22 Februari 2025 - 20:37 WIB

Alhamdulillah, Aan Nurhayati Terpilih Jadi Ketua Kwarran Gerakan Pramuka Cikalongwetan

Sabtu, 22 Februari 2025 - 10:00 WIB

PT Jasa Sarana dan Baznas Jabar Gelar Program Makan Bergizi Gratis serta Edukasi Kebencanaan di MTs Al-Faqihiyah, Kabupaten Bandung

Sabtu, 22 Februari 2025 - 06:58 WIB

Lokasi Mobil SIM Keliling di Kabupaten Bandung, Sabtu 22 Februari 2025

Sabtu, 22 Februari 2025 - 06:55 WIB

Lokasi Mobil SIM Keliling di Kota Bandung, Sabtu 22 Februari 2025

Jumat, 21 Februari 2025 - 21:27 WIB

Begini Ajakan Bupati Bandung Dadang Supriatna buat Sahrul Gunawan dan Gun Gun Gunawan

Berita Terbaru

Foto: Istimewa

JABAR

Panglima TNI Kunjungi Makodim 0607/Kota Sukabumi

Sabtu, 22 Feb 2025 - 10:31 WIB