Logo
Daerah

Bupati Garut Sebut Segera Perbaik Sekolah Yang Ambruk

Dampak Bencana Hidrometereologi

Bupati Garut Sebut Segera Perbaik Sekolah Yang Ambruk
Sejumlah petugas mengecek kondisi bangunan SMPN Peundeuy, Kabupaten Garut yang ambruk akibat cuaca ekstrem beberapa waktu lalu.(Foto: andre/dara)

"Saya sudah minta ke Dinas Pendidikan segera memperbaiki, memang sudah dianggarkan," ucapnya.


DARA| Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, mengatakan bahwa pihaknya akan segera memperbaiki bangunan sekolah yang ambruk dampak bencana alam hidrometeorologi agar siswa dapat kembali melaksanakan kegiatan belajar mengajar (KBM) dengan aman dan nyaman.  

Menurut Syakur, dalam beberapa bulan terakhir ini Kabupaten Garut sering diguyur hujan dengan intensitas tinggi yang menyebabkan sejumlah kejadian bencana alam seperti tanah longsor, banjir, dan angin kencang, hingga pergerakan tanah di beberapa daerah, terutama di wilayah Garut Selatan.

Ia menyebutkan, bencana hidrometeorologi itu selain menimbulkan sejumlah kerusakan pada bangunan rumah warga dan infrastruktur seperti jembatan, juga menyebabkan sejumlah bangunan sekolah ambruk di antaranya di Kecamatan Peundeuy, dan Cibalong.

"Sudah kita inventarisasi, kita akan perbaiki," ujarnya, Jumat (21/11).

Syakur menuturkan, kerusakan bangunan sekolah sudah mendapatkan penanganan yang diusahakan secepatnya untuk diperbaiki dengan sumber anggaran dari APBD Pemkab Garut. Pihaknya terang Syakur, sudah menginstruksikan kepada Dinas Pendidikan (Disdik) untuk segera memperbaiki sekolah-sekolah yang rusak tersebut.

"Saya sudah minta ke Dinas Pendidikan untuk memperbaiki itu karena memang sudah dianggarkan sebelumnya," ucapnya.

Syakur menyampaikan, ada sekitar 1.200 bangunan SD dan SMP dalam kondisi rusak tersebar di sejumlah wilayah yang saat ini oleh pemerintah daerah sudah diupayakan untuk dilakukan perbaikan di tahun anggaran 2025. Selain itu, ungkapnya, pihaknya juga sudah menyampaikan persoalan bangunan sekolah di Garut ini ke Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) dengan harapan bisa mendapatkan perhatian khusus untuk segera menyelesaikannya.

"Insya Allah 2026 akan baik karena tadi di Garut itu ada sekitar 1.200 sekolah yang rusak," katanya.

Sebelumnya, cuaca ekstrem melanda wilayah selatan Garut menyebabkan ruang belajar SDN Najaten 1, Kecamatan Cibalong ambruk pada Senin dini hari (10/11/2025). Kejadian serupa juga menimpa ruang kelas SMPN 1 Peundeuy di Kecamatan Peundeuy yang atapnya tiba-tiba ambruk pada Sabtu (15/11/2025). Beruntung dalam dua kejadian tersebut tidak menimbulkan korban jiwa karena sedang tidak ada kegiatan belajar mengajar. 


Editor: Maji