Logo
Featured Image
Jabar

Gerakkan Kolaborasi Bangun Kembali Ponpes Nuurul Abshor, Wagub Jabar Beri Apresiasi

Kontribusi ; Hikam Zaini

Jurnalis
Wartawan Redaksi
Editor Redaksi 3 September 2026

DARA |Upaya memulihkan Pondok Pesantren Nuurul Abshor di Margaluyu, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, dari dampak kebakaran kembali mendapat dukungan berbagai pihak. Melalui kolaborasi yang diinisiasi dan difasilitasi Penderma.id bersama Marc Klok Foundation, Sport Legacy, para donatur, serta keluarga besar pesantren, fasilitas pendidikan dan tempat tinggal sekitar 145 santri kini kembali dibangun dan dapat digunakan.

Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan memberikan apresiasi terhadap kolaborasi tersebut. Menurutnya, pemulihan Pondok Pesantren Nuurul Abshor menunjukkan bahwa kepedulian dan gotong royong berbagai pihak mampu menghadirkan kembali harapan bagi para santri setelah mengalami musibah.

Pondok Pesantren Nuurul Abshor yang dipimpin Nugrah Piana sebelumnya mengalami kebakaran pada 21 Mei 2025. Musibah tersebut mengakibatkan sejumlah bagian bangunan utama pesantren mengalami kerusakan, mulai dari ruang belajar, tempat tinggal santri, hingga fasilitas penunjang aktivitas pesantren.

Kondisi tersebut sempat membuat sekitar 145 santri harus menjalani kegiatan belajar dan mengaji di tempat-tempat sementara, seperti tenda, teras rumah warga, hingga garasi. Situasi menjadi semakin menantang karena pesantren berada di kawasan Pangalengan yang dikenal memiliki suhu udara cukup dingin.

Melihat kondisi tersebut, pemulihan fasilitas pesantren menjadi kebutuhan mendesak. Tidak hanya untuk mengembalikan bangunan yang rusak, tetapi juga memastikan para santri kembali memiliki ruang belajar dan tempat tinggal yang aman, layak, serta nyaman.

**Penderma.id kemudian mengambil peran dalam mendorong pemulihan tersebut melalui kolaborasi bersama berbagai pihak.** Dukungan yang dihimpun melalui ekosistem Penderma.id mempertemukan kepedulian para donatur dengan kebutuhan nyata yang dihadapi Pondok Pesantren Nuurul Abshor.

Kolaborasi tersebut kemudian berkembang bersama Marc Klok Foundation dan Sport Legacy untuk mendukung proses pembangunan kembali fasilitas pesantren. Proses renovasi dilakukan secara bertahap dengan menyesuaikan kebutuhan utama pesantren dan para santri.

Bagi Penderma.id, pemulihan Ponpes Nuurul Abshor bukan sekadar pembangunan kembali bangunan yang rusak akibat kebakaran. Program ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan kembali ruang pendidikan yang aman sekaligus memberikan dukungan agar para santri dapat kembali belajar, mengaji, dan menjalani kehidupan pesantren secara lebih layak.

Kolaborasi tersebut juga menunjukkan bahwa penggalangan dukungan melalui platform filantropi dapat menjadi jembatan antara masyarakat yang ingin berdonasi dengan penerima manfaat yang membutuhkan bantuan secara langsung.

Peresmian fasilitas yang telah dibangun kembali digelar pada Rabu (2/9/2026). Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan serta Wali Kota Bandung Muhammad Farhan sebagai bentuk dukungan terhadap pemulihan fasilitas pendidikan di pesantren tersebut.

Dalam kesempatan itu, Erwan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah terlibat dalam pembangunan kembali Pondok Pesantren Nuurul Abshor, termasuk Marc Klok, Penderma.id, Sport Legacy, para donatur, masyarakat, dan keluarga besar pesantren.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Jawa Barat, saya mengucapkan terima kasih kepada sahabat saya Marc Klok, sang Kapten Tim Persib,” ujar Erwan saat meresmikan Ponpes Nuurul Abshor, Rabu (2/9/2026).

Menurut Erwan, musibah kebakaran tidak semata-mata harus dipandang sebagai bencana, tetapi juga dapat menjadi ujian yang menghadirkan hikmah dan kebaikan. Kesabaran pengurus pesantren, para santri, masyarakat, serta dukungan berbagai pihak membuat Ponpes Nuurul Abshor dapat kembali berdiri dengan kondisi yang lebih baik.

Ia menilai pembangunan kembali pesantren harus memiliki makna yang lebih luas daripada sekadar pemulihan fisik. Bangunan yang kini kembali berdiri diharapkan mampu mengembalikan rasa aman sekaligus membangkitkan semangat belajar dan harapan para santri.

“Bangunan ini harus menjadi simbol kebangkitan. Harus menjadi tempat lahirnya generasi muda yang memiliki mimpi, cita-cita, ilmu, dan akhlak,” tegasnya.

Erwan juga mengajak para santri untuk tidak takut memiliki cita-cita besar. Ia menjadikan perjalanan Marc Klok sebagai salah satu inspirasi bahwa keberhasilan dapat diraih melalui kerja keras, kedisiplinan, kesungguhan, dan keyakinan.

“Jangan takut bermimpi. Wujudkan cita-cita dengan kerja keras, kesungguhan, disiplin, serta semangat belajar,” katanya.

Ia berharap para santri terus mengembangkan potensi sesuai dengan bidang yang diminati, termasuk olahraga. Erwan juga menyambut baik rencana Marc Klok untuk mengembangkan sekolah sepak bola di Bandung sebagai wadah bagi anak-anak Jawa Barat dalam mengembangkan bakatnya.

Sementara itu, kolaborasi pemulihan Ponpes Nuurul Abshor menjadi gambaran bahwa proses pemulihan pascabencana membutuhkan keterlibatan banyak pihak. **Melalui Penderma.id, dukungan masyarakat, donatur, komunitas, dan mitra dapat diarahkan untuk menjawab kebutuhan nyata di lapangan serta memberikan manfaat langsung kepada penerima bantuan.**

Dengan kembalinya fasilitas pesantren, para santri kini memiliki ruang yang lebih layak untuk melanjutkan pendidikan dan aktivitas keagamaan. Lebih dari sekadar bangunan baru, pemulihan ini diharapkan menjadi titik awal kebangkitan Ponpes Nuurul Abshor dan para santrinya untuk kembali menatap masa depan.

Dapatkan Update Berita Terkini!

Mari bergabung di Saluran WhatsApp kami untuk mendapatkan informasi terbaru dan terpercaya langsung di genggaman Anda.

Gabung Saluran WA

Opini Pembaca