Pengamanan Idulfitri 2026, Pemkab Bandung sebar PAM Swakarsa dan siapkan insentif.
DARA| Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung dan jajaran Forkopimda Kabupaten Bandung menggelar Rapat Koordinasi Khusus (Rakorsus) Pengamanan Hari Raya Idul Fitri 2026 atau Operasi Ketupat 2026 di Gedung Moh Toha, Sabtu (7/3/2026).
Hadir dalam Rakorsus tersebut Bupati Bandung Dadang Supriatna beserta Wakil Bupati Ali Syakieb, Ketua DPRD Kabupaten Bandung Reni Rahayu Fauzie, Kapolresta Bandung Kombespol Aldi Subartono, Dandim 0624 Kabupaten Bandung, Danlanud Sulaiman, para Kepala OPD Pemkab Bandung, ormas Islam, para Camat, Kapolsek dan Danramil se-Kabupaten Bandung.
Bupati Bandung Dadang Supriatna mengatakan Rakorsus tersebut bertujuan untuk menyusun langkah-langkah komprehensif guna memastikan kelancaran dan keamanan arus mudik dan balik serta perayaan Idul Fitri 2026 masyarakat Kabupaten Bandung.
"Kami ingin memastikan pemerintah hadir untuk memberikan rasa aman dan nyaman untuk masyarakat yang mudik serta bagi masyarakat yang tidak mudik pada Idul Fitri tahun ini," ujar Dadang Supriatna
Bupati yang akrab disapa Kang DS menegaskan pihaknya siap mendukung penuh pengamanan Hari Raya Idul Fitri tahun ini dengan mengerahkan personel Pemkab Bandung, pembenahan infrastruktur hingga dukungan anggaran.
Untuk pengamanan mudik tahun ini, Pemkab Bandung telah memasang puluhan CCTV di sepanjang jalur mudik, ratusan Lampu Penerangan Jalan Umum (PJU), dan memastikan jalan dalam keadaan mulus.
Tak hanya itu, Kang DS juga menginstruksikan OPD terkait untuk menyiagakan mobil ambulans dan alat berat untuk disiagakan di titik-titik rawan selama masa mudik dan arus balik lebaran 2026 ini.
"Kami juga akan memberikan insentif khusus untuk para personil yang bertugas di lapangan selama Operasi Ketupat tahun ini. Kami berharap pengamanan Idul Fitri tahun ini berjalan aman dan lancar," ungkap Kang DS.
Editor: Maji

Opini Pembaca