Logo
Featured Image
Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menghadiri Launching Rancage-Garut dan Sistem Akses Terpadu Tata Kelola ASN (SATATA), yang dilaksanakan di Aula Kampus 4 Universitas Garut (Uniga), Kamis (18/6/2026)(Foto: Istimewa)
Daerah

Pemkab Garut Luncurkan RANCAGE-Garut dan SATATA untuk Percepat Layanan Kepegawaian ASN

Wartawan Agus Andre
Editor Denkur 18 Juni 2026

DARA | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut meluncurkan Inovasi Ruang Akselerasi Integrasi Layanan Kepegawaian (RANCAGE-Garut) dan Sistem Akses Terpadu Tata Kelola ASN (SATATA) sebagai upaya mempercepat dan mengintegrasikan layanan kepegawaian bagi Aparatur Sipil Negara (ASN).

Peluncuran inovasi yang mendukung tata kelola ASN di Kabupaten Garut tersebut dihadiri Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, dan digelar di Aula Kampus 4 Universitas Garut (Uniga), Kelurahan Sukagalih, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Kamis (18/6/2026).

Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, mengapresiasi hadirnya kedua inovasi tersebut. Menurutnya, RANCAGE-Garut dan SATATA akan menghadirkan sistem tata kelola ASN yang lebih cepat, terintegrasi, dan akurat.

"Ini salah satu langkah yang menurut saya signifikan. Kita akan melakukan revolusi besar-besaran dari pengelolaan sumber daya manusia (SDM) ASN di Kabupaten Garut," ujar Syakur, Kamis (18/6/2026).

Syakur menegaskan, bahwa pelayanan pemerintahan tidak hanya ditujukan kepada masyarakat, tetapi juga harus diwujudkan melalui tata kelola yang baik bagi ASN sebagai pelaksana pelayanan publik. Ia berharap, penerapan sistem digital yang terintegrasi mampu mendukung peningkatan Indeks Profesionalitas ASN sekaligus memperkuat profil pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten Garut.

Syakur menambahkan, ketersediaan data yang akurat dan terintegrasi juga akan membantu pemerintah daerah dalam menyusun kebijakan yang lebih tepat sasaran, khususnya dalam pengembangan kompetensi ASN.

Penguatan sistem manajemen ASN berbasis digital menjadi salah satu langkah strategis untuk mendukung terciptanya birokrasi yang profesional, adaptif, dan responsif terhadap kebutuhan pelayanan publik.

"Ini adalah satu terobosan baru dan saya harapkan bisa dilaksanakan dengan penuh komitmen dari kita semua," ujarnya.***

 

Opini Pembaca