| Sebuah rumah panggung di Kampung Batu Karut, Desa Rancasalak, Kecamatan Kadungora, Kabupaten Garut ludes terbakar, Rabu dini hari (8/7/2026).
Tak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian materi diperkirakan mencapai hingga ratusan juta rupiah.
Kapolsek Kadungora, Polres Garut, Kompol Alit Kadarusman, mengatakan rumah yang terbakar diketahui merupakan milik Karmila (40), seorang karyawan swasta. Menurutnya, peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 02.00 WIB saat pemilik rumah bersama keluarganya sedang tertidur.
"Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lokasi kejadian dan keterangan para saksi, api diduga pertama kali muncul dari bagian atas jok sepeda motor Yamaha Mio yang berada di dekat mesin jahit listrik. Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh korsleting listrik yang kemudian memicu kobaran api hingga dengan cepat membesar," ujar Alit, Rabu (8/7/2026).
Alit menyebutkan, material rumah yang sebagian besar terbuat dari bilik bambu menyebabkan api mudah merambat ke seluruh bagian bangunan. Warga sekitar sempat berupaya memadamkan api secara bergotong royong menggunakan peralatan seadanya, namun kobaran api terus membesar hingga akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 04.30 WIB setelah petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi.
Ia menuturkan, akibat kejadian tersebut, satu unit rumah berukuran 4 x 6 meter persegi beserta seluruh isinya hangus terbakar. Barang-barang yang ikut terbakar di antaranya dua unit mesin jahit listrik, satu unit sepeda motor Yamaha Mio, satu unit sepeda motor Honda Beat, serta sekitar 30 lusin tas ransel anak sekolah yang baru selesai diproduksi.
"Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian materi diperkirakan mencapai Rp200 juta. Untuk sementara waktu, korban bersama keluarganya mengungsi ke rumah kerabat." ucapnya.
Alit menambahkan, menindaklanjuti kejadian tersebut, Polsek Kadungora telah melakukan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP), mendata saksi-saksi, mengumpulkan informasi dan keterangan guna mengetahui penyebab pasti kebakaran, serta melaporkan perkembangan kejadian kepada pimpinan.
"Kami mengimbau masyarakat agar lebih meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya dengan memastikan instalasi listrik dalam kondisi aman, memeriksa peralatan elektronik sebelum ditinggalkan, serta tidak meninggalkan sumber listrik yang berpotensi memicu korsleting demi mencegah terjadinya kejadian serupa," katanya.***
