Logo
Featured Image
Diduga akibat konsleting atau hubungan arus pendek listrik rumah milik warga di Kecamatan Cigedug, Garut, ludes terbakar, pada Sabtu malam (30/5/2026). (Foto: Istimewa)  
Daerah

Rumah Warga di Cigedug Garut Ludes Terbakar, Kerugian Sekitar Rp100 Juta

Wartawan Agus Andre
Editor Denkur 31 Mei 2026

Tidak ada korban jiwa. Kerugian materil diperkirakan mencapai sekitar Rp100 jutaan.


DARA | Sebuah rumah milik warga di Kampung Situkiruh, RT 003 RW 010, Desa Cintanagara, Kecamatan Cigedug, Kabupaten Garut, mengalami kebakaran pada Sabtu malam (30/5/2026).

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian materil diperkirakan mencapai sekitar Rp100 jutaan.

Kapolsek Bayongbong, Polres Garut, Iptu Mahmudi, mengatakan kejadian kebakaran yang sempat membuat panik warga tersebut terjadi sekitar pukul 23.00 WIB.

Mendapat laporan dari masyarakat, ungkapnya, personel Polsek Bayongbong melalui Subsektor Cigedug segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP), pendataan, serta pengumpulan bahan keterangan terkait peristiwa tersebut.

Menurut Mahmudi, kebakaran terjadi saat pemilik rumah, Dede Ratna (36), sedang berada di rumah orang tuanya yang berdampingan dengan rumah korban.  Saat itu, korban melihat asap hitam pekat disertai suara retakan dari bagian rumahnya.

"Ketika keluar untuk memastikan kondisi tersebut, korban mendapati api telah membesar dan membakar bagian atap rumah miliknya yang sebagian besar berbahan kayu," ujarnya, Minggu (31/5/2026).

Mengetahui hal tersebut, lanjut Mahmudi, korban kemudian berteriak meminta pertolongan dan memberitahukan warga sekitar. Masyarakat yang datang ke lokasi berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya sambil menunggu bantuan petugas pemadam kebakaran.

"Api berhasil dipadamkan sekitar dua jam kemudian dengan bantuan warga dan petugas pemadam kebakaran dari Cikajang yang melakukan proses pendinginan di lokasi," katap Mahmudi.

Mahmudi menyebutkan, akibat kejadian tersebut, rumah berukuran kurang lebih 8 x 3 meter milik korban mengalami kerusakan berat dengan sekitar 80 persen bangunan beserta isinya terbakar.

Sedangkan sebagian bangunan di sisi lainnya masih dapat diselamatkan. Ia menuturkan, dari hasil pemeriksaan awal, kebakaran diduga disebabkan oleh korsleting atau hubungan arus pendek listrik.

"Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun korban mengalami kerugian material yang diperkirakan mencapai sekitar Rp100 juta.” katanya.

Mahmudi mengimbau masyarakat untuk selalu memeriksa instalasi listrik di rumah masing-masing dan memastikan kondisi jaringan listrik dalam keadaan aman guna mencegah terjadinya kebakaran serupa.***

 

Opini Pembaca