Logo
Featured Image
Jabar

TPA Sarimukti Tutup Desember 2026, KDM Siapkan Pengolahan Sampah Mandiri

Jurnalis
Wartawan deram
Editor deram 2 Juni 2026

DARA | Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi berencana menyiapkan mesin pengolahan sampah mandiri di ditiap kelurahan di Bandung Raya. Hal tersebut dilakukan menyusul rencana penutupan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sarimukti pada Desember 2026.

 

"Sarimukti kan enam bulan ke depan itu sudah close ya, sudah penuh. Saya sudah menyiapkan mitigasi, yaitu mendorong alat yang bisa melakukan pengelolaan di tiap kelurahan dengan kapasitas 5 ton per hari," kata Dedi di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Selasa (2/7/2026).

 

Mesin pengolahan sampah tersebut sudah dipakai di area Gedung Sate. Mesin tersebut bisa mempermudah tahapan pengolahan sampah menjadi briket.

 

"Dan uji cobanya sudah berhasil dilakukan di Gedung Sate. Gedung Sate itu ada alat yang merubah sampah kemudian menjadi bahan bakar itu nanti kan bisa menjadi pengganti batu bara untuk di beberapa industri di Jawa Barat. Bahasa sederhananya kan briket. Nah ini sudah berhasil diuji coba di Gedung Sate. Kapasitas 5 ton tiap hari sudah berhasil," paparnya.

 

Jika dalam proses kajian mesin tersebut dianggap efektif mengurai sampah, Dedi berencana menerapkan teknologi serupa di setiap kelurahan di Bandung Raya.

 

"Nanti kita akan terapkan di seluruh kelurahan dan nanti saya akan ngajak bicara wali kota untuk menentukan pembiayaannya. Kan tidak mungkin ditanggung oleh provinsi semua," paparnya.

 

Meski sudah mepet, Dedi mengaku tak ingin buru-buru menetapkan darurat sampah untuk area Bandung Raya. Menurutnya, tiap keputusan mesti ditimbang secara matang tanpa memicu kepanikan masyarakat. 

 

"(Darurat sampah) nanti kita lihat dulu. Jangan dibikin menjadi buru-buru darurat-darurat, nanti orang panik. Tetapi yang harus kita lakukan bukan persoalan daruratnya, tapi langkah-langkah penanganan kedaruratan dulu. Nanti darurat, menjadi panik, sampahnya bertumpuk," jelasnya.

Opini Pembaca