| Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Bandung Barat (KBB), melaksanakan seleksi nasional program pemagangan IM Japan bagi 119 orang di Balai Diklat-Lembang, Senin (5/10/2026).
Kepala Dinas Tenaga Kerja KBB, Yoppie Indrawan Iskandar menyampaikan bahwa pelaksanaan Seleksi Nasional Program Pemagangan IM Japan Tahun 2026 di KBB tersebut merupakan kesempatan penting bagi generasi muda untuk mengikuti program pemagangan ke Jepang melalui jalur resmi.
“Peserta tidak hanya berasal dari Bandung Barat, tetapi juga dari berbagai daerah. Hal ini menunjukkan bahwa kegiatan yang dilaksanakan di Bandung Barat memiliki cakupan nasional,” ujarnya.
Menurutnya, pelaksanaan seleksi ini bukan sekadar proses mencari peserta yang akan diberangkatkan ke Jepang. Akan tetapi merupakan bagian dari proses menyiapkan tenaga kerja yang memiliki kompetensi, kedisiplinan, etos kerja, serta kemampuan beradaptasi dengan dunia kerja internasional.
“Yang kami tekankan kepada peserta adalah ikuti seluruh tahapan secara jujur dan sesuai mekanisme resmi. Jangan percaya apabila ada pihak yang menjanjikan kelulusan atau keberangkatan di luar prosedur. Kelulusan ditentukan melalui tahapan seleksi sesuai ketentuan Kementerian Ketenagakerjaan dan IM Japan,” tegasnya.
Disnaker KBB juga mengapresiasi kepercayaan Kementerian Ketenagakerjaan dan IM Japan terhadap pelaksanaan Seleksi Nasional di Kabupaten Bandung Barat serta dukungan IKAPEKSI dalam memfasilitasi kebutuhan teknis kegiatan.
“Pemerintah daerah tentu menyambut baik kegiatan seperti ini. Kolaborasi dapat terus kita bangun, sepanjang pembagian perannya jelas, dilaksanakan sesuai regulasi, transparan, dan yang paling utama memberikan manfaat kepada masyarakat,” katanya.
Kepala Disnaker berharap peserta yang berhasil mengikuti program tidak hanya memperoleh pengalaman kerja dan penghasilan selama berada di Jepang.
“Harapan kami, ketika kembali ke Indonesia mereka membawa pulang keterampilan, disiplin, pengetahuan, budaya kerja dan pengalaman internasional. Itu yang nantinya menjadi modal untuk bekerja, berwirausaha, bahkan menularkan pengalaman kepada generasi muda lainnya.”
Disnaker Bandung Barat juga menegaskan bahwa program pemagangan luar negeri merupakan salah satu alternatif perluasan kesempatan bagi tenaga kerja, namun harus ditempuh melalui mekanisme yang resmi, aman dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Prinsip kami sederhana, setiap peluang kerja dan pemagangan harus benar-benar memberikan perlindungan dan manfaat bagi masyarakat. Pemerintah hadir untuk memastikan masyarakat memperoleh informasi yang benar dan mengikuti jalur yang sesuai ketentuan," pungkasnya.***
