Sebelumnya, atau pada bulan puasa kemarin, Bupati yang dipanggil Kang DS ini merotasi ratusan pejabatnya.
DARA| Bupati Bandung, Dadang Supriatna kembali membongkar "kabinetnya". Ia merotasi dan mutasi sebanyak 56 orang pejabat administrator dan pengawas, di Rumah Dinas Bupati, Soreang, Rabu (1/4/2026). Mereka terdiri 24 orang pejabat administrator dan 32 pejabat pengawas.
Sebelumnya, atau pada bulan puasa kemarin, Bupati yang dipanggil Kang DS ini merotasi ratusan pejabatnya.
Dalam sambutannya, Dadang menyampaikan pelantikan ini bagian upaya penyegaran organisasi agar birokrasi agar semakin adaptif terhadap dinamika dan kebutuhan masyarakat.
Ia meyakini, dengan niat baik, pengetahuan, serta pengalaman yang dimiliki para pejabat yang dilantik, seluruh jajaran dapat bersama-sama mewujudkan Kabupaten Bandung yang lebih maju dan berdaya saing.
“Kita harus mampu mengimplementasikan nilai-nilai ASN BerAKHLAK, yakni berorientasi pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif. Nilai tersebut harus menjadi budaya kerja, bukan sekadar slogan,” tegasnya.
Kang DS juga menginstruksikan kepada para pejabat yang baru dilantik untuk segera melakukan konsolidasi serta pemetaan tugas pokok dan fungsi di unit kerja masing-masing. Hal tersebut dinilai penting agar dapat bergerak cepat dan efektif dalam menjalankan amanah baru.
Selain itu, Kang DS menekankan pentingnya menjaga integritas, profesionalisme, dan loyalitas dalam menjalankan tugas. Ia mengingatkan jabatan itu amanah yang harus dijaga dan dipertanggungjawabkan dengan sebaik-baiknya.
“Bekerjalah dengan ikhlas dan tuntas. Jangan melihat jabatan dari aspek materi semata, melainkan sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh pejabat untuk menjaga kesehatan fisik, terus meningkatkan wawasan, serta mengembangkan kompetensi sesuai dengan perkembangan zaman.
Pada kesempatan tersebut, Kang DS juga menegaskan bahwa proses pelantikan dilaksanakan secara transparan dan tanpa pungutan biaya.
“Saya tidak pernah memungut uang sepeser pun untuk pelantikan ini. Semua murni untuk kebaikan dan kemajuan pelayanan masyarakat Kabupaten Bandung,” tandasnya.
