Logo
Featured Image
Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, melaksanakan kunjungan kerja strategis ke Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) PT Indonesia Power Kamojang (KMJ) yang berlokasi di Kecamatan Ibun, Kabupaten Bandung pada Rabu (20/5/2026)(Foto: Istimewa)
Daerah

Bupati Garut Dorong Optimalisasi 'Listrik Hijau' untuk Pembangunan Nasional

Wartawan Agus Andre
Editor Denkur 22 Mei 2026

Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, kunjungi strategis ke Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) PT Indonesia Power Kamojang (KMJ), di Kecamatan Ibun, Kabupaten Bandung.


DARA | Kunjungan yang dilaksanakan pada Rabu (20/5/2026) itu bertujuan untuk meninjau langsung fasilitas energi terbarukan sekaligus memperkuat komitmen perusahaan terhadap pembangunan masyarakat, khususnya di wilayah Kabupaten Garut.

Syakur menyampaikan rasa bangganya terhadap eksistensi PLTP Kamojang yang memiliki nilai historis tinggi serta kontribusi nyata bagi ketahanan energi nasional.

"Alhamdulillah kami cukup bangga berada disini. Ini menjadi salah satu PLTP tertua di Indonesia. Kami berharap tempat ini terus berfungsi sebagaimana mestinya karena memberikan kontribusi besar bagi pembangunan bangsa kita, terutama dalam penyediaan listrik bagi warga Garut, Jawa Barat dan Indonesia," ujar Syakur.

Sementara itu, Senior Manager UBP Kamojang, Yunus Tohir, mengapresiasi kehadiran Bupati Garut.

Menurutnya, kehadiran kepala daerah secara langsung memberikan suntikan motivasi yang luar biasa bagi seluruh lini pekerja di UBP Kamojang.

Yunus juga menyoroti potensi geografis Garut yang dikenal sebagai "kota panas bumi". Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah dan pengelola pembangkit, diharapkan pasokan energi bersih dapat terus terjaga demi masa depan yang lebih berkelanjutan.

"Harapan kami, kehadiran Bapak Bupati di sini bisa memberikan semangat kepada seluruh insan UBP Kamojang agar terus berkontribusi menyalurkan listrik ke seluruh indonesia dengan semangat dan keiklasan. Ini akan menjadi 'listrik hijau' yang membangun masa depan dunia sekaligus bagian dari penguatan program pemerintah untuk kesejahteraan indonesia," ujar Yunus Tohir.***

 

Opini Pembaca